Dendam Merasa Disantet, Pria Ini Bunuh Seorang Kakek di Gorontalo

G.M
Minggu, 04 April 2021, 14:22 WIB Last Updated 2021-04-04T07:22:44Z
Ilustrasi

Kabar Center - Gorontalo

Pria dengan inisial AD (39) warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, tega membunuh seorang kakek berumur 80 tahun.

AD melakukan pembunuhan tersebut lantaran merasa kerap digunai-gunai atau disantet korban.

Korban dengan inisial NS ini meninggal dunia pada Jumat 02 April 2020 dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Tak lama pasca kejadian, pihak Polres Boalemo berhasil mengungkap kasus pembunuhan berlatar dugaan santet tersebut.

Kapolres Boalemo, AKBP. Ahmad Pardomuan mengatakan, setelah mendapat informasi adanya dugaan pembunuhan ini, pihaknya langung membentuk tim investigasi.

Dari informasi para saksi dan bukti olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi akhirnya berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan, AD.

"Saya bersama Kasat Reskrim dan Tim begitu menerima informasi, langsung turun lapangan untuk melakukan olah TKP," kata Ahmad Pardomuan.

Ahmad mengatakan, dari bukti yang ada, pelaku berhasil diamankan di kediamannya tanpa ada perlawanan. Pelaku AD sendiri telah mengakui perbuatannya, karena motif balas dendam yang sudah lama ia pendam.

"Keterangan saksi dan bukti di TKP yang mengerucut kepada pelaku AD," katanya.

"Pelaku AD menyimpan dendam yang sudah lama terhadap korban. Pelaku AD merasa telah disantet oleh korban," tambah Ahmad.

Terpisah, Kabid Humas Polda Gorontalo, Wahyu Tri Cahyono, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Saat ini terduga pelaku telah ditahan bersama barang bukti oleh Satreskrim Polres Boalemo.

"Benar, kemarin saya juga terima laporan ada dugaan pembunuhan. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Boalemo," pungkas dia. (Lp6/kc4)
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+