Pasutri Dirampok di Gresik, Modusnya Matikan Lampu

G.M
Minggu, 04 April 2021, 20:44 WIB Last Updated 2021-04-04T13:44:10Z
Ilustrasi

Kabar Center - Gresik

Pasangan suami istri di Gresik jadi korban perampokan, Minggu (4/4/2021) dini hari. Pasutri ini disekap dan diancam dengan clurit. 

Warga di Jalan Ikan Belanak 3/5 Perum Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Gresik ini tak berdaya sehingga terpaksa kehilangan uang sebanyak Rp7 juta, surat berharga dan satu unit motor.

Aksi perampokan itu dilakukan pelaku seorang diri dengan modus mematikan lampu. Pelaku masuk ke rumah korban, Arie, sekitar pukul 01.30 WIB, saat kondisi lingkungan perumahan sepi. 

Saat kejadian, korban di rumah hanya berdua dengan istrinya. Listrik rumah korban tiba-tiba padam sehingga korban keluar untuk menghidupkannya kembali. 

Begitu listrik menyala dan korban masuk kembali ke dalam rumah, listrik kembali padam. Saat akan menghidupkan listrik untuk yang kedua kali, korban dibekap dan diancam celurit. 

"Waktu menyalakan listrik itu korban dikalungi celurit pelaku. Pelaku mengancam akan membunuh, sehingga korban ketakutan," kata seorang warga. 

Pasangan suami-istri itu kemudian disekap, mulut korban disumpal kain. Sementara kedua mata ditutup kain jilbab. Sementara, kedua kaki dan tangan kedua korban juga diikat dengan tali rafia.

Di saat itulah, semua yang diminta penjahat diturutinya, antara lain, menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai Rp7 juta, perhiasan, kunci dan STNK sepeda motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. 

"Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya," ujarnya. 



Baca juga:

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+