Pasca Pemberian Vaksin Covid-19, Bio Farma Terus Monitoring

JM
Senin, 26 Oktober 2020, 12:45 WIB Last Updated 2020-10-26T05:45:58Z
Ilustrasi

Kabar Center - Jakarta

Manajer Integrasi Proyek Riset dan Pengembangan Bio Farma, Neni Nurainy mengatakan pihaknya terus memonitoring terhadap efek samping atau kejadian ikutan pasca-pemberian vaksin COVID-19.

Hal itu dikatakan Neni saat menjadi pembicara dalam sesi webinar Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Amin, bertema Indonesia Siap Vaksinasi COVID-19 yang diselenggarakan tim Jubir Presiden RI, secara virtual di Jakarta, Senin.

"Tidak ada satu obat pun yang sempurna sehingga pasti ada efek samping. Kita dalam uji klinis (vaksin COVID-19) akan memonitoring kejadian ikutan pasca imunisasi," kata Neni mengutip antara.

Dia menyebutkan apapun kejadian ikutannya setelah vaksinasi, ada formulir yang harus diisi para relawan vaksin. Data tersebut dikumpulkan dan akan dianalisis.

"Jadi setelah 48 jam setelah vaksinasi akan dilihat reaksi lokal dan sistemnya kemudian selama 6 bulan tetap dipantau," katanya.


Terkait vaksin COVID-19 Sinovac lanjut Neni, berdasarkan penelitian terhadap fase 1, fase2 dan beberapa laporan dari fase 3, didapati bahwa gejala umum yang muncul adalah rasa sakit di tempat injeksi dan ada juga yang merasakan gejala demam dan pusing namun sangat sedikit.


Dikatakan, pemantauan akan terus dilakukan terkait kejadian ikutan pasca-vaksinasi, dan akan diberikan informasinya kepada masyarakat. (Ant/Kc6)

Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS