Notification

×

Iklan

Iklan

Sapa Warga Digelar Malam Hari, Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Amplas

Minggu, 01 November 2026 | 10:38 WIB Last Updated 2026-11-01T03:38:26Z
Rico Waas menyapa warga | ist

Kabar Center 
MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung ke permukiman warga di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (31/10/2026) malam. 

Agenda Sapa Warga yang lazim dilaksanakan Sabtu pagi itu digeser ke malam Minggu agar Wali Kota dapat memantau kondisi lapangan secara langsung dan berdialog tanpa perantara birokrasi yang dinilai kerap menghambat penyelesaian masalah.

"Saya enggak mau hanya sekadar dengar laporan saja. Dari lurah ke camat, camat ke OPD, lalu ke saya sudah kejauhan. Kadang-kadang enggak bisa saya lihat langsung," ujar Rico Waas di hadapan ratusan warga yang hadir.

Dialog bersama warga dibuka dalam empat sesi. Isu yang paling banyak disuarakan yakni genangan banjir, kerusakan jalan lingkungan, serta penerangan jalan umum yang padam.

Menjawab keluhan banjir yang disebut warga dapat merendam Sitirejo III hanya dengan hujan 30 menit, Rico Waas memaparkan Pemko Medan saat ini tengah mengerjakan saluran drainase di Jalan Garu IIB yang berjarak sekitar 200–300 meter dari lokasi kegiatan. Saluran itu dirancang untuk mengalirkan air langsung ke sungai di sisi belakang kawasan dan terhubung ke Parit Sulang Saling.

Pemko juga memprioritaskan normalisasi parit. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan pendangkalan di Parit Sulang Saling membuat daya tampung air menyusut drastis hingga hanya tersisa 30-60 sentimeter.

"Artinya, sekitar 30 sentimeter itu adalah sedimentasi, jadi ruang air mengalir jadi sempit. Ini harus segera kita benahi," kata Rico Waas.

Dalam forum tersebut, Rico Waas turut memboyong sejumlah kepala perangkat daerah untuk memberikan jawaban di tempat. Seperti keluhan Nurhabibah soal lampu jalan mati di Gang Sawah yang langsung ditindaklanjuti dengan instruksi kepada Dinas Perhubungan.

"Malam ini langsung dipasang," tegasnya.

Keluhan lain datang dari Jumadi terkait tumpukan sampah karena minimnya armada betor pengangkut. Rico Waas memastikan akan ada penambahan armada tahun ini guna memaksimalkan pengangkutan sampah di lingkungan.

"Akan ada penambahan becak sampah untuk menutupi kekurangan selama ini. Sehingga nantinya dapat mengakomodir pengangkutan sampah secara rutin. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,"ujar Rico Waas.

Sementara untuk perbaikan jalan lingkungan, salah satunya di Gang Melur yang disampaikan Sumiati Pasaribu, Rico Waas menjanjikan pembangunan paving block dalam waktu dekat.

"Bulan 11 ini langsung kita paving block," lanjutnya.

Rico Waas menjelaskan tidak semua aspirasi bisa dieksekusi seketika, ada yang memerlukan tahapan perencanaan.

"Setiap aspirasi yang kami terima ada yang jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang penyelesaiannya. Jangka pendek bisa langsung dikerjakan, jangka menengah butuh waktu seminggu atau bahkan sebulan, sedangkan jangka panjang akan kita masukan kedalam perencanaan di tahun depan," sebut Rico Waas.

Kegiatan Sapa Warga kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis kepada warga berupa beras, tas sekolah, perlengkapan pos kamling, hingga mesin jahit sebagai wujud perhatian Pemko Medan.

Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, unsur Muspika Kecamatan, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. (*)