Kabar Center - Pakpak Bharat
Setelah tujug hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Pakpak Bharat, TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya akhirnya membuahkan hasil. Robet Sinamo ditemukan walau sudah tidak bernyawa lagi.
Ridwan Manik, salah seorang perangkat Desa Aornakan II menjelaskan bahwa pagi tadi, Kamis (02/04), tim gabungan mengevakuasi satu jasad manusia dari area air terjun lae une, kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut.
"Jasad yang ditemukan tersangkut dijaring yang dipasang oleh tim gabungan dan diduga adalah jasad Robet Sinamo, warga Aornakan II yang hilang tujuh hari lalu".
Setelah evakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum memastikan identitas dari jenazah. Mudah-mudahan pencarian yang kami lakukan tujuh hari ini tidak sia-sia, jelas Ridwan Manik dalam pesannya.
Dari hasil visum itupun menyimpulkan bahwa mayat tersebut adalah Robet Sinamo. Dihadiri keluarga dan Tim gabungan pencari orang hilang, jenazah Robet langsung dimakamkan di TPU desa Aornakan II.
Kami mohon maaf atas nama seluruh tim gabungan, kalau upaya yang kami lakukan dalam proses pencarian ini sampai memakan waktu tujuh hari, ini semua adalah karena keterbatasan kami, ucap Augusman Harapan Padang, ST, M.Si, Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat.
Almarhum Robet Sinamo tergelincir dan terjatuh ke aliran sungai lae ordi pada kamis, 26 maret lalu. Upaya pencarian yang dikoordinir BPBD Pakpak Bharat melibatkan banyak pihak termasuk Basarnas Sumatera Utara, TNI/Polri, Tagana, masyarakat sekitar, Kantor Camat Pergetteng-Getteng Sengkut, serta personil pemerintah desa Aornakan II.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini

