Notification

×

Iklan

Iklan

Turis di Thailand Diculik, Modusnya Minta Tebusan

Senin, 13 Mei 2024 | 12:40 WIB Last Updated 2024-05-13T05:40:45Z
Ilustrasi penculikan | Pixabay


Sepuluh orang, termasuk dua petugas polisi Thailand, ditangkap karena terlibat dalam penculikan lima turis China dari sebuah hotel di Bangkok akhir bulan lalu.

Para turis itu diculik, untuk kemudian para pelaku memeras mereka sebesar 2,5 juta baht atau sekitar Rp1 miliar.

Dilansir CNN, di antara para pelaku penculikan yang ditangkap adalah seorang sersan polisi aktif yang bekerja di pusat komunikasi darurat polisi, dan mantan kepala penyelidik di Bangkok yang dipecat dari kepolisian pada tahun 2023.

Menurut laporan Bangkok Post, tersangka lain masih buron sementara pihak berwenang Thailand memperluas penyelidikan mereka atas penculikan tersebut.

Dalam laporan The Nation, investigasi awal mengungkapkan bahwa sekelompok pria yang mengaku sebagai petugas polisi masuk ke kamar hotel tempat para turis tersebut menginap pada tanggal 25 April 2024.

Geng penculik tersebut menuduh para turis asal China itu melanggar hukum dan memerintahkan mereka pergi ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Rekaman kamera menunjukkan komplotan tersebut menculik para turis itu melalui empat mobil yang diparkir di depan hotel.

Dilaporkan VN Express International, menurut polisi, geng penculik itu meminta para turis tersebut mentransfer 2,5 juta baht ke rekening bank yang ditunjuk.

Khawatir dipenjara di luar negeri, para turis tersebut setuju untuk mentransfer uang dan kemudian dibebaskan. Pada tanggal 29 April 2024, para turis tersebut mengajukan pengaduan ke polisi.

Menurut Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand, negara tersebut telah menerima hampir 10 juta turis asing sepanjang tahun ini. Dari jumlah tersebut, China merupakan negara sumber turis asing terbesar yang mengunjungi Thailand.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini