Mantan Wakil Presiden AS Walter Mondale Tutup Usia

G.M
Selasa, 20 April 2021, 13:02 WIB Last Updated 2021-04-20T06:02:27Z

Kabar Center - Washington D.C 

Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Walter Mondale, tutup usia pada Senin (19 April). Pria yang dikenal dengan ikon liberal ini meninggal dunia di usia 93 tahun.

Dilansir dari CNA, belum diketahui penyebab yang diberikan atas kematian Mondale, menurut laporan yang mengutip pernyataan dari keluarganya.

Mondale menjabat sebagai wakil presiden di bawah Presiden Jimmy Carter, dari 1977 hingga 1981.

"Hari ini saya berduka atas meninggalnya teman baik saya Walter Mondale, yang saya anggap sebagai wakil presiden terbaik dalam sejarah negara kita," ujar Carter dalam sebuah pernyataan, menyampaikan belasungkawa kepada mantan keluarga nomor dua itu.

"Dia adalah mitra yang tak ternilai dan pelayan yang cakap bagi rakyat Minnesota, Amerika Serikat, dan dunia."

Carter menyebut Walter Mondale, adalah "wakil presiden terbaik dalam sejarah negara kita". Dia menambahkan, "Fritz Mondale memberi kita semua model untuk layanan publik dan perilaku pribadi."

Presiden Joe Biden berkata tentang Mondale, "Ada beberapa senator, sebelum atau sesudahnya, yang memiliki penghormatan universal seperti itu. Walter Mondale-lah yang mendefinisikan wakil presiden sebagai kemitraan penuh, dan membantu memberikan model bagi pengabdian saya."

Sebelum bertugas di Gedung Putih, Mondale pernah menjabat sebagai jaksa agung di negara bagian asalnya di Minnesota dari tahun 1960-1964, selanjutnya sebagai senator Amerika Serikat dari negara bagian itu dari tahun 1964-1976.

Setelah Carter meninggalkan kantornya, Mondale kemudian menjadi duta besar untuk Jepang antara 1993 dan 1996.

Senator Amy Klobuchar, sesama Minnesotan, berduka atas meninggalnya Mondale, menyebutnya baik hati dan bermartabat sampai akhir.

"Walter Mondale adalah pegawai negeri sejati dan teman serta mentor saya," tulisnya di Twitter.

"Dia menetapkan standar tinggi untuk dirinya sendiri dan terus mengoper dan menaikkannya."

Walter Frederick "Fritz" Mondale lahir pada tanggal 5 Jan 1928 di kota kecil Ceylon, Minnesota. Putra seorang pendeta Metodis dan guru musik, dia pindah ke beberapa kota kecil di bagian selatan negara bagian itu sepanjang masa kecilnya.

Pada usia 20, Mondale menjadi manajer distrik kongres untuk kampanye Senat politisi AS Hubert Humphrey yang sukses. Humphrey kemudian menjadi mentor politik Mondale.

Mondale memulai karir politik nasionalnya pada tahun 1964, saat itu ia ditunjuk untuk mengisi kursi Senat Humphrey, yang terakhir mengundurkan diri menjadi wakil presiden.

Sebagai pendukung hak-hak sipil yang vokal, Mondale mengadvokasi sepanjang karir Senatnya untuk pendidikan, perumahan, hak-hak pekerja migran dan nutrisi anak.

Dia mengajukan tawaran sendiri untuk Gedung Putih pada tahun 1984, berhadapan dengan Ronald Reagan dari Partai Republik. Mondale memilih Perwakilan AS Geraldine Ferraro sebagai pasangannya, menjadikannya calon presiden dari partai besar pertama yang memasukkan seorang wanita ke dalam tiket.

Selama kampanyenya, dia dengan buruk mengatakan kepada para pemilih untuk mengharapkan kenaikan pajak jika dia menang, yang nantinya akan menentukan pemilihan.

Pada Hari Pemilihan, Mondale hanya memenangkan Minnesota dan District of Columbia.

"Saya melakukan yang terbaik," katanya sehari setelah pemungutan suara.

Mondale menjabat sebagai duta besar AS untuk Jepang di bawah Bill Clinton, dan dia berusaha meningkatkan perdagangan antara kedua negara.

Dia mempertahankan hubungannya dengan Clintons dan pada 2008 awalnya mendukung Hillary Clinton sebagai presiden. Dia mengubah dukungannya setelah Barack Obama mendapatkan nominasi.

Mondale menikahi istrinya, Joan Adams Mondale, pada tahun 1955. Pasangan itu memiliki tiga anak: dua putra ,Ted dan William, dan seorang putri bernama Eleanor.

Ted dan William mengikuti ayah mereka ke dalam politik dan pelayanan publik, sementara Eleanor menjadi jurnalis penyiaran.

Joan meninggal pada 2014 setelah sakit lama, dan Eleanor meninggal pada 2011 karena kanker otak. (Lp6/kc4)


Baca juga:

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+