Puluhan Kilo Sabu Berhasil Disita Polda Kalimantan Selatan

G.M
Rabu, 11 Maret 2020, 12:41 WIB Last Updated 2020-03-11T05:41:02Z
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor memimpin langsung konferensi pers bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani dan Forkopimda serta unsur penegak hukum lainnya

Kabar Center - Banjarmasin

Sebanyak 22.705 gram atau lebih kurang 22,7 Kg sabu jaringan Malaysia berhasil disita pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan. Sabu tersebut akan didistribusikan ke Banjarmasin melalui jalur darat.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra di Banjarmasin, Rabu menyebutkan, jaringan internasional yang memasok narkoba dari Malaysia melalui jalur darat masuk ke perbatasan Kalimantan Utara dengan tujuan distribusi di Kalsel.

Tiga pelaku yang berhasil diringkus berinisial AM (23), YU (26) dan SU (25) pada 6 Maret 2020. Pengembangan berhasil dilakukan berawal dari penangkapan AM saat bertransaksi 1,2 kilogram sabu.

Dari situ pelaku YU dan SU berhasil ditangkap di sebuah rumah Jalan Mahligai Komplek Griya Mandiri, Kelurahan Kertak Hanyar II, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Iwan menambahlan, dari rumah yang dijadikan gudang penyimpanan narkoba inilah, tim yang dipimpin Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Andi A, menemukan barang bukti 25 paket sabu dengan total berat 21.495 gram atau 21,5 Kg serta ekstasi 13 butir seberat 4,55 gram.

"Untuk tersangka AM yang mengambil barang dari kurir yang mengantar merupakan warga Banjarmasin. Sedangkan dua tersangka yang bertugas menjaga gudang asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur," ungkap Iwan.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang datang langusung ke Polda mengapresiasi penangkapan tersebut. Dirinya memimpin langsung konferensi pers bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani dan Forkopimda serta unsur penegak hukum lainnya.

Dikatakan Sahbirin Noor, 22,7 Kg sabu bukanlah barang yang sedikit. Jika sampai beredar, dampaknya sangat dahsyat merusak generasi muda di Bumi Lambung Mangkurat.

"Kerja keras atas keberhasilan Polda Kalsel ini patut kita apresiasi. Saya mewakili rakyat Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda dan jajaran," ujar gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.

Dia menegaskan, perang terhadap narkoba memang harus terus digelorakan demi menyelamatkan rakyat dari virus candu barang haram tersebut.

"Semua memang harus bergerak. Polisi dan BNN tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan kita semua rakyat Kalimantan Selatan. Sehingga informasi sekecil apapun akan sangat bermanfaat membantu pengungkapan kasus narkoba," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Polda Kalsel juga memusnahkan barang bukti narkoba sebanyak 6.042 gram atau lebih kurang 6 kilogram sabu hasil sitaan Operasi Antik Intan 2020. (Ant/kc3)
Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS