Notification

×

Iklan

Iklan

Usai Terima Transfusi Darah, 2 Anak Terinfeksi HIV

Selasa, 24 Oktober 2023 | 12:39 WIB Last Updated 2023-10-24T05:39:30Z
Ilustrasi transfusi darah

Kabar Center

2 orang anak mengidap penyakit HIV usai menerima transfusi darah di rumah sakit pemerintah di Kota Kanpur, Negara Bagian Uttar Pradesh, India. Kasus itu terungkap dari laporan surat kabar Hindustan Times pada Senin (23/10/2023).

Selain kedua anak tersebut, 12 orang anak lainnya juga ikut mengidap penyakit Hepatitis B dan C melalui transfusi darah yang mereka terima. Anak-anak tersebut memiliki umur antara 6 hingga 16 tahun.

Menurut media lokal India itu, anak-anak tersebut adalah para pasien yang mengalami kelainan darah Thalassemia, sehingga mengharuskan mereka melakukan transfusi. 

Dari 12 anak yang menerima sumbangan darah tersebut, 7 di antaranya positif mengidap Hepatitis B dan 5 lainnya mengidap Hepatitis C.

Insiden itu terjadi di Rumah Sakit Lala Lajpat Rai (LLR) yang dikelola pemerintah. Para pejabat di fasilitas kesehatan itu menduga keselahannya mungkin terletak pada tes virus yang tidak efektif yang seharusnya dilakukan secara prosedural pada darah yang disumbangkan. Meski demikian, masih sulit untuk menentukan dari mana sumber virus itu berasal.

Kepala Departemen Pediatri RS LLR, Dr Arun Arya mengatakan, kasus ini cukup memprihatinkan karena menunjukkan risiko yang ditimbulkan oleh transfusi darah.

“Kami telah merujuk pasien hepatitis ke departemen gastroenterologi dan pasien HIV ke pusat rujukan di Kanpur,” ujarnya.

Saat ini, ada 180 pasien thalassemia menerima transfusi darah di RS LLR. Menurut laporan, ke-14 anak tersebut telah menerima transfusi darah di rumah sakit swasta dan kabupaten, dan dalam beberapa kasus di fasilitas kesehatan daerah lainnya, ketika mereka sangat membutuhkannya.

“Anak-anak ini sudah berjuang melawan masalah serius (Thalassemia) dan kini menghadapi risiko kesehatan yang lebih besar (Hepatitis dan HIV),” ungkap Arya.

“Pada saat transfusi, dokter seharusnya (juga) memvaksinasi anak-anak tersebut terhadap Hepatitis B,” katanya.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini