Rekor Tertinggi Kasus Harian Covid-19, India Butuh Pasokan Oksigen

G.M
Minggu, 25 April 2021, 08:03 WIB Last Updated 2021-04-25T01:11:00Z
Beberapa tumpukan kayu pemakaman pasien yang meninggal karena penyakit COVID-19 | AP

Kabar Center - New Delhi

Kasus Covid-19 di Negara India menjadi kasus tertinggi di dunia selama 3 hari berturut-turut. India mencatat sebanyak 346.786 kasus infeksi harian pada Sabtu (24/4/2021), sehingga nyaris 1 juta kasus infeksi terjadi dalam 3 hari.

India masuk dalam situasi cengkeraman gelombang kedua pandemi Covid-19, dengan satu kematian setiap empat menit di Delhi ketika sistem kesehatan kekurangan dana.

Melansir Reuters, Sabtu (24/04), kematian akibat Covid-19 di seluruh India naik 2.624 selama 24 jam terakhir.

Di Rumah Sakit Jaipur Golden, Delhi, 20 orang meninggal dalam semalam karena kekurangan oksigen.

Pemerintah mengungkapkan, pihaknya mengerahkan kereta api dan angkatan udara untuk mengangkut pasokan ke daerah yang terkena dampak paling parah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, situasi di India adalah pengingat tentang apa yang dapat terjadi akibat virus corona.

Awal tahun ini, Pemerintah India yakin telah berhasil mengalahkan virus tersebut. Namun sejak saat itu, gejolak baru meletus setelah munculnya varian-varian baru dan kegiatan massal, seperti festival Kumbh Mela.

Rumah sakit di Delhi telah memperingatkan bahwa mereka berada di titik puncak. Di Holy Family Hospital, unit perawatan intensif penuh dan tidak ada ruang yang tersedia.

"Hampir setiap rumah sakit terancam. Jika oksigen habis, tidak ada kelonggaran bagi banyak pasien," ujar Dr Sumit Ray, dikutip dari BBC, Sabtu (24/4/2021).

"Dalam beberapa menit, mereka akan mati. Anda dapat melihat pasien-pasien ini menggunakan ventilator, mereka membutuhkan oksigen aliran tinggi. Jika oksigen berhenti, kebanyakan dari mereka akan mati," katanya.

Rumah sakit lain telah mengeluarkan pesan SOS untuk oksigen yang berkurang hingga 30 menit.

Rumah Sakit Moolchand yang memiliki 135 pasien Covid-19, menyebutkan, semua rumah sakit di daerah itu berada dalam situasi yang sama.

"Kami telah mempekerjakan semua staf malam kami untuk memastikan kami menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa," ujar direktur medis Moolchand Madhu Handa.

Ia mengatakan, rumah sakit telah berhenti menerima pasien sampai situasinya teratasi.

Sementara, pada Jumat (23/4/2021), Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal memohon pasokan oksigen dalam sebuah siaran langsung TV.

"Semua pabrik oksigen negara harus segera diambil alih oleh pemerintah melalui tentara," katanya.

"Oksigen, oksigen, dapatkah Anda memberikan saya oksigen? Saya bangun pagi ini karena menerima panggilan telepon yang menyedihkan dari seorang guru sekolah, yang suaminya sedang berjuang di rumah sakit," kata Avind. (Kc3)


Baca juga:

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+