Notification

×

Iklan

Iklan

Korsel Akan Bangun Sistem Air Bersih di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Menteri PUPR Beri Apresiasi

Selasa, 15 November 2022 | 09:43 WIB Last Updated 2022-11-15T02:43:40Z
Pertemuan antara Menteri PUPR Republik Indonesia Basuki Hadimuljono (kanan) dengan Menteri Lingkungan Korea Selatan Han Wha Jin di Nusa Dua, Bali. ANTARA/HO-Kementerian PUPR

KABARCENTER.com

Rencana Korea Selatan (Korsel) untuk membangun sistem air bersih di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mendapat apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Basuki mengatakan, rencana awal konstruksi akan dimulai pada 2024, namun Kementerian PUPR berharap dapat dipercepat proses penyusunan rencana teknis rincinya, sehingga dapat mulai dibangun instalasinya pada 2023.

Basuki mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Republik Korea (Korea Selatan) dapat ikut aktif mendukung persiapan hingga pelaksaan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan pada 18-24 Mei 2024 di Bali.

Sebelumnya, menurut Basuki, pada 10 November 2022 telah dilakukan penandatanganan Framework Agreement 10th World Water Forum antara Pemerintah Indonesia dengan World Water Council (WWC).

"Kami akan bekerja dengan cermat karena waktu persiapan kurang dari 2 tahun. Kami berharap Republik Korea dapat ikut berpartisipasi aktif untuk membantu kami dalam persiapan 20th World Water Forum ini," kata Basuki, Selasa (15/11).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Lingkungan Republik Korea Han Wha Jin menandatangani Joint Statement on the Green Transition Initiative di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11/2022) sebagai bagian dari perhelatan KTT G20.

Joint statement tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Pembangunan Infrastruktur Hijau yang telah ditandatangani pada 15 Maret 2022 di Labuan Bajo.

Kerja sama bidang infrastruktur hijau ini mencakup manajemen sumber daya air dan penyediaan air bersih, konstruksi bangunan efisiensi energi, kota eco-smart, serta identifikasi dan infrastruktur untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. (ant/kc7)

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini