Suami Istri Terseret Banjir Sungai Sumlili di Kupang

G.M
Selasa, 15 November 2022, 10:46 WIB Last Updated 2022-11-15T03:46:07Z

Ilustrasi

KABARCENTER.com

Pasangan suami istri Adrohanis Malafu (43) dan Tersia Teti (42) terseret banjir Sungai Sumlili saat ingin menyeberang. 

Peristiwa itu terjadi berawal saat warga Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu bersama sejumlah keluarganya baru pulang dari kebun mereka.

Meski tahu sungai sedang banjir, mereka tetap ingin menyeberang.

"Kejadiannya kemarin sore, sekitar pukul 15.00 Wita, saat mereka menyeberang Kali Sumlili yang sedang banjir," kata Camat Fatuleu Barat Kandidus Neno, mengutip Kompas.com, Selasa (15/11/2022).

Saat menyeberang, beberapa keluarga berhasil sampai ke tepi dengan lancar. Namun ketika giliran suami istri itu menyeberang, keduanya sempat terpeleset, sehingga terbawa arus sungai yang sangat deras.

Warga dan aparat desa serta kecamatan yang mengetahui kejadian itu, kemudian menghubungi petugas Basarnas Kupang, untuk membantu mencari pasutri itu.

Sebelum petugas Basarnas tiba, warga berhasil menemukan Tersia Teti dalam kondisi meninggal dunia.

"Tersia Teti ditemukan tak bernyawa tadi malam sekitar pukul 18.30 Wita," kata Kandidus.

Setelah ditemukan, jenazah Tersia kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Sementara, suaminya Adrohanis Malafu masih dalam pencarian masyarakat bersama Basarnas Kupang," pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+