Menkominfo: Tiap Pemda Diminta Miliki Jubir Terkait Corona

Kabar Center
Rabu, 11 Maret 2020, 16:50 WIB Last Updated 2020-03-11T09:50:59Z
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate

Kabar Center - Samosir

Agar informasi tentang virus corona berjalan satu arah dan menghindari perbedaan informasi virus corona antara pemerintah pusat dan daerah, maka tiap daerah harus memiliki satu narasi tunggal perihal virus corona (SARS-CoV-2).

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, seperti melansir cnnindonesia, Rabu (11/03).

Pemeritah daerah lanjut Johnny diminta menunjuk juru bicara (jubir) khusus soal penyebaran virus corona di daerah masing-masing. Namun, jubir di tiap daerah itu juga diharapkan satu suara dengan jubir pemerintah pusat.

"Narasi yang sama dilanjutkan oleh pemerintah daerah supaya sama ke masyarakat masalah medisnya. Dan di daerah ditunjuk jubir bidang medis di daerah dari dinas kesehatan supaya sama juga. Jadi narasinya tunggal," kata Johnny.

Menurut Johnny, narasi tunggal ini sesuai dengan protokol pemerintah pusat terkait komunikasi publik virus corona yakni wajib membentuk tim komunikasi di dalam protokol  penanganan corona.

"Dibutuhkan narasi tunggal agar masyarakat tahu satu arahnya pemerintah. Itu kan protokol medisnya kalau kesehatan narasi yang dibuat menteri kesehatan. Di situ ditunjuk jubir," kata Johnny.

Lebih lanjut pemerintah pusat menunjuk juru bicara dari Kementerian Kesehatan yang memiliki artikulasi dan kemampuan dalam menghadapi media.

Pemerintah pusat juga harus membuat media center, membuat website sebagai rujukan informasi utama, serta menyampaikan data harian nasional secara berkala melalui konferensi pers yang dilakukan hanya oleh Juru Bicara.

Meski demikian, protokol memang tidak berisi imbauan kepada pemerintah daerah untuk membuat sebuah website.

Protokol mengimbau agar seluruh pimpinan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk mensosialisasikan materi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Pusat, dan menggunakan narasi-narasi yang disiapkan di website rujukan Kementerian Kesehatan.

Pemerintah daerah juga diimbau membentuk tim Komunikasi yang diketuai oleh Pimpinan Daerah, menunjuk Juru Bicara dari Dinas Kesehatan yang memiliki artikulasi dan kemampuan dalam menghadapi media.

Kementerian Kesehatan telah memiliki situs yang khusus memberikan kabar terbaru soal corona secara nasional yaitu infeksiemerging.kemkes.go.id. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memiliki situs web corona.jakarta.go.id yang juga memberikan kabar terbaru corona.

Johnny lebih lanjut mengatakan sebaiknya saat ini Indonesia fokus dalam penanganan virus corona. Bukan memperdebatkan situs yang dibuat oleh Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.

"Jangan pertentangkan satu kabupaten dengan satu provinsi lain, apalagi dengan pemerintah pusat, itu bukan bangun kekuatan. Tapi membangun kekacauan dan keributan," pungkasnya. (Kc6)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS