Notification

×

Iklan

Iklan

Pramono Bilang Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu di Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 17:05 WIB Last Updated 2026-10-12T10:05:04Z
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung | net
 
Kabar Center 
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut berbagai upaya perbaikan fasilitas sekolah hingga bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) membuat Jakarta kini menempati posisi teratas sebagai kota pelajar di Indonesia.

Ia mengatakan, berdasarkan pemeringkatan QS Best Student Cities 2027, Jakarta berada di peringkat 117 dunia dan menjadi kota dengan peringkat tertinggi di Indonesia. Yogyakarta berada tepat di bawahnya di posisi 118 dunia.

"Itu terbukti, yang selama ini Jakarta bukan nomor satu kota terdidik ya, kota pelajar, kota terdidik, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia," jelas Pramono usai meninjau SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10) dikutip dari Antara.

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta menaruh perhatian serius pada sektor pendidikan. Saat ini, sebagian besar siswa dari keluarga yang memenuhi kriteria telah menerima bantuan KJP maupun KJMU.

"Itulah yang menjadi prioritas utama di Jakarta. Kalau sarana prasarana pendidikannya tidak dipersiapkan dengan baik, maka percuma juga. Oleh karena itu, saya sampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan sarana prasarana sebaik mungkin," ujarnya.

Karena itu, Pemprov DKI akan terus melanjutkan perbaikan sekolah di seluruh wilayah ibu kota. Nantinya Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan mendata sekolah-sekolah yang perlu direvitalisasi dan menyerahkannya kepada Gubernur.

"Saya biasanya memutuskan dalam rapat terbatas, termasuk pengawasannya, termasuk bagaimana pemanfaatan gedung bisa berjalan dengan baik. Karena salah satu kita kelemahan semua yang kita sadari adalah kita seringkali bisa membangun tetapi tidak bisa merawat dengan baik," kata Pramono.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan perencanaan 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target pada tahun anggaran 2025.

Revitalisasi tersebut dilakukan di lima wilayah administrasi Jakarta dengan total anggaran Rp876,7 miliar. Program ini mencakup berbagai jenjang mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Di Jakarta Barat, pembangunan ulang dilakukan di SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan. Termasuk alih fungsi SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi unit sekolah baru (USB) SMPN 298.

Sementara di Jakarta Timur meliputi SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12.

Di Jakarta Selatan, rekonstruksi dilakukan di SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta, serta pembangunan USB SMPN 299. Di Jakarta Utara di SMKN 55 Jakarta, dan di Jakarta Pusat di SDN Petojo Utara 01.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini