Notification

×

Iklan

Iklan

Polda Banten Berikan Trauma Healing Kepada Wartawan Korban Kekerasan Saat Liput Aksi Demo

Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:39 WIB Last Updated 2026-10-11T04:39:32Z
Petugas Psikologis Polda Banten memberikan pendampingan psikologis kepada Wartawan Kosasih Sukmawijaya alias Aden di kediamannya, Minggu (11/10) | Lukman Fauzi

Kabar Center
Serang - Polda Banten melalui Tim Psikologi memberikan pendampingan psikologis kepada Kosasih Sukmawijaya alias Aden melalui kegiatan trauma healing guna mendukung pemulihan Psikologis di kediamannya kawasan Ciracas Kabupaten Serang. 

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan dukungan psikologis sesuai kebutuhan korban.

Menurutnya, kata dia, trauma healing diharapkan dapat membantu Aden mengelola kondisi emosionalnya sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan baik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Banten dalam memberikan dukungan psikologis sekaligus membantu proses pemulihan kondisi emosional agar dapat kembali merasa tenang dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” katanya, Minggu (11/10).

Maruli menjelaskan kegiatan trauma healing tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian pendampingan yang sebelumnya telah dilakukan Polda Banten bersama Polresta Serang Kota.

Upaya pendampingan itu mencakup komunikasi dan silaturahmi dengan Aden serta fasilitasi penanganan medis sebagai bagian dari perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan korban.

Pendampingan psikologis menjadi salah satu bentuk dukungan yang diharapkan dapat membantu korban menghadapi situasi yang dialami dan secara bertahap kembali menjalankan rutinitasnya.

“Semoga melalui pendampingan dan trauma healing ini saudara Aden dapat segera pulih kembali merasa tenang dan nyaman serta dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa,” ujar Maruli.

Sebelumnya, Kosasih Sukmawijaya alias Aden merupakan seorang wartawan yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum anggota kepolisian saat menjalankan tugas jurnalistik dalam peliputan aksi unjuk rasa ketika berakhir ricuh yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang, di Kawasan Pendopo Bupati daerah itu pada Kamis malam (09/10/2026).

Akibat insiden tersebut, Aden mengalami luka lebam pada bagian wajah, tangan dan kaki terkilir hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya dikeroyok oknum polisi, handphone juga turut diamankan oleh mereka,” kata Aden.

Insiden itu terjadi ketika aksi unjuk rasa yang digelar Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) di kawasan Pendopo Kabupaten Serang berakhir ricuh sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat kericuhan terjadi, ia mengaku sudah menjelaskan identitasnya sebagai wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan.

“Saya udah bilang bahwa saya wartawan. Itu juga ada yang kasih tahu bahwa saya wartawan, tapi tetap dipukul,” ungkap Aden.

Sebagai informasi, Trauma healing adalah proses pemulihan psikologis dan emosional untuk membantu seseorang mengatasi luka batin atau gangguan akibat kejadian traumatis di masa lalu. (Lukman)

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini