Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Serang Mulai Uji Coba Bus Listrik Guna Transportasi Perkotaan Modern

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:30 WIB Last Updated 2026-10-20T03:30:21Z
Wali Kota Serang Budi Rustandi (kanan) saat mencoba Bus listrik Damri. Ist

Kabar Center 
Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten mulai uji coba layanan armada bus listrik Damri Koridor I guna menunjang infrastruktur transportasi perkotaan modern di wilayah tersebut.

"Pemerintah daerah saat ini tengah menguji dua rute trayek sekaligus untuk melayani mobilitas warga perkotaan," kata Wali Kota Serang Budi Rustandi usai memulai uji coba kendaraan transportasi listrik di Terminal Pakupatan Kecamatan Serang, Selasa.

Uji coba transportasi massal tanpa emisi gas buang tersebut akan berlangsung selama lima hari dan dapat dinikmati sepenuhnya secara gratis oleh masyarakat luas.

Budi menyebutkan pemerintah daerah saat ini tengah menguji dua rute trayek sekaligus untuk melayani mobilitas warga perkotaan.

Trayek yang pertama adalah Koridor I rute Terminal Pakupatan menuju UNSERA yang dioperasikan menggunakan satu unit armada bus besar.

Sementara trayek kedua beroperasi di Koridor III melayani rute Perumahan Visenda menuju UIN Banten menggunakan satu unit armada minibus model Hiace.

"Selama masa uji coba gratis, masyarakat dapat memanfaatkan layanan angkutan dalam enam jadwal keberangkatan yang beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB," ujarnya.

Dirinya memastikan bahwa kondisi armada bus listrik itu sangat bersih, bebas polusi serta memberikan kenyamanan dan efisiensi mobilitas bagi warga.

"Alhamdulillah busnya bersih, nyaman dan tadi ada beberapa penumpang dari warga yang juga merasa enak dan nyaman," kata Budi.

Fasilitas transportasi publik itu juga dirancang sangat inklusif dengan menyediakan ruang khusus yang mudah diakses oleh penumpang penyandang disabilitas.

Pemkot Serang menargetkan operasional penuh seluruh koridor transportasi umum tersebut dapat direalisasikan sepenuhnya pada Tahun 2027 mendatang.

"Wali Kota Serang bersama jajaran Dinas Perhubungan akan segera menyusun rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal)," pungkas Budi.

Selanjutnya, kata dia, regulasi tata ruang tersebut disiapkan untuk menetapkan titik naik turun penumpang secara tertib sekaligus mengatur besaran tarif perjalanan angkutan.

Budi menegaskan bahwa rancangan harga tiket akan ditekan semaksimal mungkin agar tidak membebani kantong masyarakat, terutama kalangan pelajar.

"Nanti kita akan mengatur Perwal-nya, dan harga ongkosnya diusahakan jangan sampai terlalu mahal, khususnya untuk anak-anak sekolah," tegasnya.

Aturan turunan tersebut nantinya juga akan menertibkan jalur operasional angkutan kota (angkot) asal luar daerah agar tidak lagi memicu penumpukan kendaraan di area pusat kota.

Pengadaan sarana mobilitas berbasis listrik yang hemat energi dan ramah lingkungan ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. 

"Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mempercepat transisi energi bersih di sektor pelayanan transportasi publik," pungkasnya. (Fauzi)