![]() |
| Petugas Basarnas menyiapkan peralatan untuk evakuasi korban longsor dinding sumur di Lebak, Minggu (11/10) | Lukman Fauzi |
Kabar Center
Pandeglang - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Lebak untuk melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang tertimbun longsoran tanah saat menggali sumur di Desa Cipendeuy Kecamatan Malimping Kabupaten Lebak.
Dalam keterangan tertulis Basarnas Banten menyebutkan korban diketahui bernama Deni warga setempat. Yang mana peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban sedang melakukan pekerjaan penggalian sumur dengan kedalaman kurang lebih 15 meter.
"Saat berada di dalam sumur, dinding tanah tiba-tiba runtuh hingga material longsoran menimbun tubuh korban," keterangan tertulis yang diterima di Pandeglang, Minggu.
Dalam peristiwa tersebut, Basarnas menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 08.20 WIB. Kemudian setelah mendapatkan informasi, Tim Rescue USS Lebak segera diberangkatkan ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan bahwa personel telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban dengan berkoordinasi bersama unsur terkait.
“Begitu menerima laporan, kami segera mengerahkan Tim Rescue USS Lebak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan," katanya.
"Prioritas kami adalah melakukan evakuasi korban dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” sambung Amrad.
Tim SAR gabungan terus melakukan penanganan di lokasi untuk mengupayakan evakuasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
Amrad menyebutkan kondisi dinding sumur yang mengalami longsor menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam proses penanganan. Oleh karena itu, kata dia, setiap tahapan evakuasi harus dilakukan secara hati-hati guna meminimalkan risiko bagi petugas yang terlibat dalam operasi.
"Kami terus berupaya melakukan evakuasi sesuai prosedur pencarian dan pertolongan dengan mengutamakan keselamatan personel serta penanganan korban secara maksimal," ujarnya. (Lukman)
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
