Notification

×

Iklan

Iklan

Dua Tentara Israel Tewas di Gaza Akibat Ledakan Drone Milik Sendiri

Sabtu, 26 September 2026 | 18:08 WIB Last Updated 2026-09-26T11:08:48Z
Ilustrasi drone meledak

Kabar Center
Gaza City - Dua personel militer Israel dilaporkan meninggal dunia di wilayah Jalur Gaza setelah terkena ledakan pesawat tanpa awak milik pasukan mereka sendiri.

Insiden itu terjadi pada Kamis (24/9) waktu setempat. Informasi yang dikutip dari sejumlah media berbahasa Ibrani, termasuk AFP dan Middle East Monitor pada Sabtu (26/9/2026), menyebutkan drone tersebut meledak di dekat posisi unit tentara Israel yang bertugas di kantong Palestina itu.

"Drone (militer Israel) itu jatuh di sebuah pos militer di Jalur Gaza, tetapi tidak meledak. Para tentara mendekati drone tersebut, yang kemudian meledak beberapa saat kemudian," tutur sumber militer Israel yang berbicara kepada AFP.

"Insiden ini sedang ditinjau," imbuhnya.

Militer Israel merilis identitas dua tentara yang gugur, yakni Nadav Kali (24) dan Ofek Moalem (23). Keduanya diketahui merupakan anggota Batalion 7007 dari Brigade 16.

Selain dua korban tewas, beberapa tentara lain juga mengalami luka dalam peristiwa tersebut, dengan jumlah yang belum dirinci. Sebagian korban luka dilaporkan dalam kondisi serius dan telah dievakuasi menggunakan helikopter militer ke Rumah Sakit Barzilai di Ashkelon untuk menjalani perawatan.

Pihak Israel menyebut kejadian ini sebagai kecelakaan dan belum membeberkan detail lebih lanjut mengenai penyebab meledaknya drone tersebut.

Dengan tambahan dua korban ini, total tentara Israel yang tewas sejak perang di Gaza meletus pada Oktober 2023 telah mencapai 970 orang, berdasarkan data resmi militer. 

Dari angka itu, tujuh tentara dilaporkan gugur di Jalur Gaza setelah kesepakatan gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025. Sementara itu, otoritas kesehatan Gaza mencatat hampir 74.000 warga Palestina.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini