Kabar Center - Humbahas
PT Zhigongfang salah satu perusahaan asal Tiongkok berencana untuk investasi pengembangan budi daya bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Direktur PT Zhigongfang, Liu Yuantao, menyampaikan bahwa perusahaan mereka bergerak dalam pengembangan industri bawang putih secara terintegrasi, mulai dari budi daya skala besar, pengolahan hasil pertanian berkualitas tinggi, hingga kegiatan distribusi dan perdagangan.
Perusahaan ini mengusung filosofi “teknologi memberdayakan pertanian, kualitas menghubungkan dunia” dengan komitmen membangun ekosistem industri pertanian yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global. Jelasnya.
Pengembangan budi daya bawang putih itu direncanakan akan ditanam di wilayah Kabupaten Humbahas dengan cakupan lahan sekitar 1.000 hektare. Dalam pelaksanaannya, PT Zhigongfang juga berencana mengembangkan beberapa varietas unggul bawang putih dengan dukungan bibit berkualitas yang akan diimpor dari Tiongkok, serta penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil produksi.
Investasi itupun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian daerah, memperkuat rantai pasok komoditas bawang putih, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal. Selain itu, program itu juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bawang putih.
Pelaksanaan kegiatan direncanakan melalui dua skema, yakni pengelolaan langsung oleh perusahaan dan pola kemitraan bersama petani lokal. Melalui skema kemitraan ini, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta terbukanya peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Rencana Perusahaan luar itupun disambut baik oleh Pemkab Humbahas. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba bersama Sekretaris Dinas Pertanian, dan Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, menerima rombongan Tiongkok, Jumat (24/04/2026).
Pemerintah Kabupaten Humbahas pada prinsipnya mendukung rencana investasi tersebut, dengan tetap menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan pemanfaatan lahan. Langkah ini dinilai penting guna memastikan adanya kesepahaman bersama serta meminimalisir potensi konflik di kemudian hari. Kata Asisten.
Dengan adanya rencana investasi tersebut Kabupaten Humbahaspun diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih unggulan di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
