Notification

×

Iklan

Iklan

Karhutla di Rohul, Helikopter dan Alat Berat Dikerahkan Padamkan Api

Kamis, 22 Juni 2023 | 13:14 WIB Last Updated 2023-06-22T06:14:29Z
Tim Gabungan dipimpin langsung Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono turun langsung ke lokasi melakukan pemadaman 

Kabar Center

PEKANBARU - Tim gabungan dari Polres Rohul Riau, TNI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul dan warga sampai saat ini terus berusaha melakukan pemadamanan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam yang sudah terjadi beberapa hari. 

Bahkan, tim gabungan mengerahkan dua alat berat dan beberapa alat lain seperti 2 mesin mini Tohatsu, 15 mesin mini striker, selang 35 gulung, nozel 12 buah.

Untuk kekuatan personil Polri terdiri dari 30 anggota dari Polres Rohul, 30 anggota dari Polsek Bonai Darussalam 15 orang, Polsek Tambusai 5 personil, Polsek Tambusai Utara 5 orang dan Polsek Kepenuhan 5 orang. Kebakaran sudah terjadi sejak empat hari. Api berhasil diatasi pada 21 Juni 2023 malam. Namun sampai hari ini 22 Juni 2023 upaya pendinginan tetap di lokasi kebakaran agar api tidak muncul kembali.

"Api sudah padam, namun kami masih di lokasi untuk melakukan pendinginan di lahan. Kita tetap di lokasi sampai benar-benar asap hilang, luas lahan yang terbakar sekitar 20 ha," ujar AKBP Budi Setiyono.

Dijelaskannya bahwa awal kebakaran di sekitaran Desa Pauh diduga berasal dari daerah lain. Dimana kepala api atau titik api pertama berasal dari Desa Pangkalan Ribut dan Desa Buluh Apuh Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Untuk menjegah api meluas ke Rohul, Tim juga melakukan upaya pemutusan kepala api dengan cara membuat kanal bloking (parit) sepanjang 721 meter. Dijelaskannya bahwa api sulit dipadamkan karena kedalaman gambut di lokasi yang terbakar.
 
"Memang agak sulit memadamkannya, sebab lahan yang terbakar jenis gambut kering yang kedalamannya sekitar 10 meter," ujar Budi.
 
Selama upaya pemadaman, pihak darat terus melakukan komunikasi tim udara untuk membantu pemadaman dengan water bombing. Dimana ada dua helikopter dikerahkan selama pemadaman di lokasi. (Okz/kc4)

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini