Notification

×

Iklan

Iklan

Melestarikan Budaya: ISI Surakarta dan Pemda DIY Berkolaborasi

Jumat, 24 Februari 2023 | 15:07 WIB Last Updated 2023-02-24T08:07:15Z
Foto: Instagram Humas DIY

Kabar Center

Pada Jumat (24/02), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima Rektor ISI (Institut Seni Indonesia) Surakarta Dr. I Nyoman Sukerna, S.Kar., M.Hum. beserta rombongan dalam sebuah audiensi di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. 

Audiensi tersebut membahas beberapa hal terkait kebudayaan dan rencana kerja sama antara DIY dan ISI Surakarta.

Sebagai perguruan tinggi seni, ISI Surakarta melihat DIY sebagai sumber informasi dan pusat aktivitas kebudayaan, terutama Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. 

Oleh karena itu, dalam audiensi tersebut, I Nyoman Sukerna memohon dukungan dari Sri Sultan terkait kegiatan kebudayaan serta meminta bantuan dalam memberikan seperangkat gamelan Jogja untuk ISI Surakarta.

“ISI itu kan perguruan tinggi seni. Jadi inti kunjungan kami untuk minta bantuan Pak Gubernur (DIY) untuk bisa memberikan seperangkat gamelan Jogja. Selain itu, kami juga membicarakan terkait kerja sama untuk pertukaran mahasiswa,” ujar Nyoman.

Selain itu, keduanya juga membicarakan tentang kerja sama untuk pertukaran mahasiswa. Menurut Nyoman, kerja sama antara ISI Surakarta dengan Pemda DIY sudah berjalan cukup lama di berbagai bidang, namun pihaknya ingin memperluas kerja sama ke bidang lain yang potensial.

“Beberapa kerja sama itu mungkin sudah terjalin agak lama sehingga perlu diperbaharui. Kami akan cek dahulu mana yang perlu diperbaharui dan kerja sama apa lagi yang bisa dikembangkan,” terang Nyoman.

Ia juga mengharapkan Sri Sultan menjadi salah satu penguji pada program pasca sarjana di ISI Surakarta serta memberikan kuliah umum pada perguruan tinggi tersebut.

“Satu lagi, kami kalau bisa nanti akan bekerja sama dengan Keraton Yogyakarta terkait uji kompetensi para lulusan ISI Surakarta. Dari pihak Keraton nanti bisa ikut jadi asesor uji kompetensi maupun dosen penguji. Karena kami inginnya lulusan ISI Surakarta tidak hanya mendapat ijazah, tapi juga mengantongi sertifikat keterampilan,” lanjut Nyoman.

I Nyoman Sukerna juga berharap dapat bekerja sama dengan Keraton Yogyakarta terkait uji kompetensi para lulusan ISI Surakarta. Sri Sultan menyambut baik dan mendukung beberapa hal tersebut dan meminta pihak ISI Surakarta untuk mempersiapkan berbagai surat dan dokumen yang diperlukan terkait kerja sama yang ingin dilakukan.

“Beliau (Gubernur DIY) mendukung kita semua. Tinggal dokumen, surat-menyuratnya dipersiapkan saja agar menjadi legal semua,” tegas I Nyoman Sukerna.

Liputan: Rivan Efendi