Anies Baswedan Temui Presiden Jokowi, Ini Tujuannya

JM
Sabtu, 22 Oktober 2022, 09:03 WIB Last Updated 2022-10-22T02:03:56Z

Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo

KABARCENTER.com

Jakarta - Anies Baswedan menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat kemarin untuk berpamitan karena telah selesai menjalani jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Betul, itu permohonan Pak Anies yang ingin pamitan selesai sebagai Gubernur DKI," ujar Stafsus Mensesneg Faldo Maldini, Jumat (21/10/2022).

Pertemuan ini juga dibenarkan oleh politikus Partai NasDem Bestari Barus. Bestari mengatakan, Anies melaporkan pencapaiannya selama mengurus Jakarta kepada Jokowi.

"Silaturahmi, kan sudah selesai tugas sebagai gubernur. Sekaligus lah pastinya akan melaporkan pencapaian pembangunan selama menjabat," kata Bestari.

"Soal tempatnya kemungkinan di Istana," lanjutnya.

Istana membenarkan bahwa Presiden Jokowi bertemu mantan Gubernur DKI Anies Baswedan. Permintaan untuk bertemu Jokowi itu disampaikan Anies melalui Mensesneg Pratikno.

"Betul," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin, Senin (17/20).

"Pak Anies meminta waktu Bapak Presiden melalui Pak Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) untuk berpamitan sebagai Gubernur DKI Jakarta," tambahnya.

Anies Baswedan telah bertemu Presiden Jokowi. Partai NasDem menyambut baik rencana pertemuan itu.

"Kalau kemudian bertemu, alhamdulillah itu teladan yang baik bagi seorang pemimpin. Jadi sekali lagi Pak Jokowi tetap memperlihatkan karakternya sebagai seorang pemimpin. Dia tersenyum melihat hiruk pikuk tanpa berbicara, tapi dia melakukan tindakan tindakan," ujar Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali kepada wartawan, Jumat (21/10).

Pertemuan Anies dan Jokowi sebut Ali adalah pertemuan persahabatan. Dia mengatakan ada relasi persahabatan antara Anies dan Jokowi.

"Bisa jadi pertemuan mereka hanya sekedar sowan atau sebagai seorang sahabat. Kan semuanya relasi itu kalau Anies menjabat gubernur ketemu Pak Jokowi itu relasinya bawah ke atasan kan," katanya.

"Kalau hari ini Pak Jokowi presiden, Anies bukan siapa-siapa, masyarakat biasa, berarti relasi persahabatan dong karena memang mereka adalah sahabat sejak lama," imbuhnya lagi.

PKS memberikan tanggapan terkait pertemuan Anies dengan Jokowi itu. PKS menilai pertemuan itu bentuk sikap adab yang baik.

"Bagus. Silaturahim. Adem. Itu adab yang baik," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (21/10).

Pandangan terkait pilpres memang tidak lepas dari pertemuan Jokowi dan Anies itu. Namun Mardani yakin urusan pilpres akan berjalan dengan kompetisi elegan dan beradab.

"Tapi urusan pilpres kompetisi karya dan gagasan jalan terus. Kita perlu kompetisi yang elegan dan beradab," pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+