Kasus Dugaan CPNS Fiktif, Hari Ini Anak Nia Daniaty Diperiksa

G.M
Senin, 11 Oktober 2021, 10:27 WIB Last Updated 2021-10-11T03:27:06Z


KABARCENTER.com

Hari ini rencananya, terlapor anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan suaminya, Rafly N Tilaar atau Raf akan diperiksa di Polda Metro Jaya.

Keduanya diperiksa atas kasus dugaan tes CPNS fiktif yang telah bergulir.

"Benar, direncanakan untuk diundang klarifikasi hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (11/10/2021).

Yusri mengatakan keduanya bakal diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan Olivia dan Raf bakal dimulai pukul 10.00 WIB.

"Rencana pukul 10.00 WIB," kata Yusri.

Melansir detiknews, pihak Olivia dan Raf hingga saat ini masih bungkam terkait pemeriksaan hari ini. Pihak pengacara keduanya, Susanti Agustina juga tidak memberikan ketika dimintai tanggapan perihal pemeriksaan yang bakal dilakukan kliennya.

Untuk diketahui, anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan suaminya Rafly N Tilaar sebelumnya tidak hadir memenuhi panggilan polisi untuk pemeriksaan kasus dugaan penipuan CPNS pada Selasa (5/10). Keduanya minta diperiksa pada Senin (11/10).

Polisi sejauh ini telah memeriksa sejumlah saksi dan korban dalam kasus ini. Yusri mengatakan pihaknya memerlukan keterangan terlapor untuk membuat terang dugaan pidana tersebut.

"Makanya kita butuh keterangan dari terlapor untuk bisa menjelaskan, karena pelapornya sudah semua, pelapornya sudah diklarifikasi dengan membawa bukti yang ada, kemudian beberapa saksi korban ada lima," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/10).

Yusri menambahkan, informasi yang diperoleh pihak kepolisian jumlah korban penipuan cukup banyak, namun sejauh ini baru ada lima orang. Dia mengatakan pemeriksaan terlapor penting untuk membuat terang perkara ini.

"Walaupun informasinya banyak, tapi yang baru melapor ke sini ada lima, satu orang yang mewakili lima orang. Nah, ini yang masih kita tunggu, mudah-mudahan hari Senin nanti dua orang terlapor bisa hadir ya," katanya. (dtc/kc2)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+