Insinyur Angkatan Laut AS Ditangkap, Ini Penyebabnya

G.M
Senin, 11 Oktober 2021, 08:35 WIB Last Updated 2021-10-21T06:20:28Z

Kapal Selam | Ilustrasi

KABARCENTER.com

NEW YORK - Seorang insinyur nuklir Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) dan istrinya didakwa menjual informasi rahasia tentang kapal selam nuklir kepada agen FBI yang menyamar sebagai agen negara asing. 

Jonathan Toebbe (42) dan istrinya, Diana, ditangkap pada Sabtu (9/10/2021) di West Virginia. Keduanya didakwa melanggar Undang-Undang Energi Atom. 

Departemen Kehakiman mengatakan, keduanya dijadwalkan hadir di pengadilan federal Virginia, Selasa (12/10/2021) esok. 

Seperti dilaporkan Reuters, Departemen Kehakiman mejelaskan, Toebbe merupakan seorang insinyur nuklir Angkatan Laut dengan izin keamanan rahasia. Dia mengirim paket data terbatas ke negara tak dikenal pada tahun 2020. 

Kemudian dia mulai menjual rahasia senilai puluhan ribu dolar dalam cryptocurrency kepada agen FBI yang menyamar sebagai pejabat asing. 

Pada satu titik, Toebbe menyembunyikan kartu memori digital yang berisi dokumen tentang reaktor nuklir kapal selam di setengah sandwich selai kacang di sebuah lokasi di Virginia Barat. Di saat yang sama, istrinya bertindak sebagai pengintai.

"Kartu memori itu berisi elemen desain yang sensitif secara militer, parameter operasi, dan karakteristik kinerja reaktor kapal selam kelas Virginia," menurut pernyataan tertulis pengadilan federal.

Kartu memori lain disembunyikan dalam paket permen karet, kata Departemen Kehakiman.

Toebbe menerima pembayaran cryptocurrency terpisah dengan total 100.000 Dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar. 

Para pejabat mengatakan Toebbe dan istrinya, yang berasal dari Annapolis, Maryland, ditangkap setelah menempatkan kartu memori lain di sebuah tempat pembuangan di West Virginia. 

"Mereka didakwa dengan konspirasi dan komunikasi data terbatas," menurut pengaduan pidana.

Tidak ada pengacara untuk Toebbes yang tercantum dalam dokumen pengadilan atau pernyataan Departemen Kehakiman tersebut.

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+