Kabar Center
Aceh Utara - Geuchik Desa sekaligus Ketua Forum Geuchik Kecamatan Sawang, Teuku Muji, mengungkap harapannya terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera menggunakan hasil pendataan geospasial sebagai dasar kebijakan pemulihan pascabencana yang melanda wilayahnya beberapa waktu lalu.
Pendataan geospasial tersebut telah dilakukan pada 16–20 Januari 2026 oleh tim Yayasan Arsyina bersama tim dari Aliansi Mahasiswa Bogor Tanggap Bencana. Kegiatan itu mencakup pemetaan titik-titik terdampak, identifikasi tingkat kerusakan, serta pengumpulan data spasial sebagai bahan analisis lanjutan.
Dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026), Teuku Muji menyampaikan apresiasi atas partisipasi tim yang telah terlibat langsung di lapangan. Ia menegaskan bahwa data geospasial yang akurat menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pemulihan.
“Pendataan ini sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah strategis. Tanpa data yang akurat, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Aceh Utara segera menindaklanjuti hasil pemetaan tersebut dan merealisasikan program pemulihan berdasarkan data yang telah dihimpun.
“Data sudah dikumpulkan secara sistematis. Kami berharap pemerintah dapat segera menetapkan dan merealisasikan langkah pemulihan demi masyarakat terdampak,” tegasnya.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
