Nobar Bersama Keluarga, Gubernur DKI Anies Baswedan Ajak Tonton Film Tjoet Nja’ Dhien

Kabar Center
Minggu, 23 Mei 2021, 20:16 WIB Last Updated 2021-05-31T15:53:46Z
Anies Baswaden nonton bareng bersama keluarga | foto: facebook

Kabar Center - Samosir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama keluarga menonton film Tjoet Nja’ Dhien di hari liburnya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengagumi film karya garapan Eros Djarot tersebut.

Hal itu dilihat Kabar Center dari Akun Facebook Anies Baswedan, Minggu (23/05) dengan mengawali kalimat “Jangan pernah kau khianati negeri ini!”.

Dalam postingannya, Anies mengatakan, Tjoet Nja’ Dhien adalah kisah perempuan tangguh.

"Dia memancarkan aura kecemerlangan hati dan keteguhan iman. Pancaran yang membuat ribuan terpanggil untuk perang sabil. Gema Takbir bergema di hutan dan pilihan yang dia tawarkan sederhana: Menang atau Syahid," tulis Anies.

Ia pun mengajak untuk menonton film itu dan meresapi kisahnya. "Refleksikan kondisinya. Bayangkan bila kita hidup di masa itu: ada di pihak manakah kita berada? Sanggupkah kita pilih jalan terjal tapi mulia? Jalan perjuangan? Sanggupkah?," katanya.

Anies melanjutkan, bagi yang saat ini sudah bisa hidup nyaman, sejahtera di negeri ini agar mengingat bahwa di bawah kenyamanan saat ini, ada pondasi yang dibentuk dari jutaan orang tak dikenal yang menghibahkan nyawanya sebagai ongkos untuk negeri ini bisa merdeka.

Menonton beberapa kali saat film ini keluar pertama kali di tahun 1988. Saat itu ia mengaku masih duduk di bangku SMA. Kini lanjut dia, film Tjoet Nja’ Dhien diputar ulang. Getaran semangat dalam film ini masih tetap kuat. 

"Eros Djarot memang fenomenal. Dia sanggup mengejawantahkan gelora heroik masa itu menjadi rangkaian gambar dan narasi yang dahsyat. Dia serap gelora perjuangan rakyat Aceh, lalu dipancarkannya dalam berbagai adegan dengan memesona. Ya, Eros Djarot memang dahsyat!," katanya.

"Tontohlah film ini dan kita akan makin sadar mengapa Aceh itu tanahnya harum. Di Aceh inilah tanahnya disiramirata dengan darah para syuhada. Ya, pengharum tanah di Aceh itu adalah darah syuhada," ajak Anies Baswedan. (Kc3)
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+