Penanganan Covid-19, Dinas PPAMD Koordinasi Dengan Desa

JM
Rabu, 31 Maret 2021, 16:40 WIB Last Updated 2021-03-31T11:38:49Z

Ilustrasi

Kabar Center - Samosir

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat, dan Desa (PPAMD) Kabupaten Samosir terus melakukan koordinasi dengan pihak Desa sebagai bentuk upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 pada tingkat desa.

Hal ini diungkapkan juru bicara Covid-19 Kabupaten Samosir Rohani Bakara melalui keterangan tertulis, Rabu (31/03).

"Koordinasi dilaksanakan dalam bentuk penguatan aspek pemerintahan desa untuk menjaga warganya dari infeksi Covid-19 demikian juga dampak pengiringnya," kata Rohani.

Secara teknis, Dinas PPAMD mengimbau desa untuk mengoptimalkan fasilitas protokol kesehatan di desa masing-masing dan mengaktifkan Satgas Covid-19 Desa untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan pada kegiatan masyarakat.

"Imbauan juga dilakukan untuk melaksanakan Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa," sebutnya.

Hal ini lanjut Rohani, bertujuan agar prioritas penggunaan dana desa untuk memperkuat sendi-sendi ekonomi melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan penguatan kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan dan penanganan COVID-19.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAMD Amon Sormin menyampaikan, pihaknya juga menekankan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.07/2020 agar desa melakukan penyesuaian-penyesuaian yang adaptif dan cepat untuk mencegah pandemi Covid-19 berdasarkan skala prioritas.

"Berharap koordinasi yang berkelanjutan dilakukan dengan desa, desa dengan para pihak yang ada di desa, Puskesmas, dan kecamatan, dapat berjalan dengan baik untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan, pengendalian, penanganan Covid-19 secara efektif dan efisien dan senantiasa tanggap terhadap perubahan-perubahan yang cepat dan terkini," pungkasnya.

Untuk data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir per hari ini, (Rabu, 31/3/2021) yakni rincian nihil kasus baru dan 1 sembuh dan kumulatif tetap 191 kasus. (Rel)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+