Aliran Hakekok Balakasuta Telah Ada Sejak Tahun 2009, Begini Asal Usulnya

G.M
Sabtu, 13 Maret 2021, 15:21 WIB Last Updated 2021-05-31T15:53:46Z

Kabar Center - Jakarta

Ritual mandi bugil di sebuah penampungan air beberapa waktu lalu menjadi viral. Ritual tersebut dilakukan orang-orang penganut aliran Hakekok Balakasuta.

Ritual itu viral di media sosial usai diunggah dan menadapat banyak respon dari netizen.

Situs resmi Kementeriang Agama Republik Indonesia, Sabtu (13/3/2021) menyebutkan, Kemenag telah menunjuk penyuluh Agama Ciegeulis Kabupaten Pandeglang, Mahli Yudin, untuk mengedukasi penganut Hakekok Balakasuta. 

"Itu dilakukan di tengah perkebunan kelapa sawit di Desa Karangbolong," kata Mahli.

Mahli mengatakan, ritual tersebut baru dilaksanakan satu kali. Ritual itu dilakukan guna membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan diri lebih baik.

Aliran Hakekok juga ternyata sudah lama muncul di Pandeglang Banten. Aliran ini pernah dikembangkan di padepokan atau majelis zikir di Desa Sekon, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.

"Aliran Hakekok ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2009, waktu itu sampai membuat keresahan warga yang secara spontan langsung melakukan pembakaran padepokan tempat aliran itu," jelas Mahli.

"Jadi aliran tersebut mengadopsi dari ajaran Hakekok yang dibawa oleh almarhum Abah Edi, dan diteruskan oleh Arya dengan ajaran Balaka Suta Pimpinan Abah Surya Leuweng Kolot," tambahnya.

Mahli menyatakan siap menggandeng para tokoh agama setempat untuk membina mereka yang diduga terpapar aliran tersebut.

Sebagai penyuluh agama, dia akan melakukan pembinaan keagamaan dengan pendekatan budaya.

"Ke depan kami (penyuluh agama) akan melibatkan tokoh agama setempat untuk memberikan pembinaan secara keagamaan dan pendekatan secara kultur budaya terhadap penganut aliran ini. Kami terus berupaya memantau agar hal itu tidak terjadi lagi," kata Mahli.
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+