KM Sandoro Hilang di Perairan Wasir Maluku, Bawa 8 Orang Penumpang

JM
Sabtu, 06 Februari 2021, 14:44 WIB Last Updated 2021-02-06T07:44:58Z
Ilustrasi

Kabar Center - Maluku

Kapal Motor (KM) Sandoro dikabarkan hilang kontak di perairan kepulauan Aru, Maluku, Jumat (5/2). Kapal tersebut membawa 8 orang penumpang dan diduga hilang usai mesin kapal mati.

Kepala Seksi Operasional dan Siaga Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon Andry Azwar mengatakan pihaknya mendapat laporan dari Badan Penanggulan Bancana Daerah (BPBD) Kepulauan Aru, pukul 14.40 WIT.

"Informasi dari BPBD setempat pada Jumat pukul 14.40 WIT, bahwa kapal tersebut hilang kontak atau distress signal," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (6/2).

Dilaporkan, KM Sandoro berlayar dari pelabuhan Jambu Air Desa Jambu Air, Pulau Penambulai pukul 09.00 WIT, menuju pelabuhan Dobo. Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin lalu hilang kontak sekitar perairan pulau Wasir Kepulauan Aru, Maluku.

Andry menyebut, kapal Sandoro diperkirakan hilang kontak pada titik koordinat 05º35.575 S - 134º9.439 E, sementara jarak dengan pos Sar Aru 11 NM, Heading 333º arah barat laut dari dermaga pelabuhan Dobo.

Selanjutnya, Basarnas langsung mengirimkan pasukan dari Pos SAR Aru menuju lokasi pencarian di sekitar perairan Wasir pada Jumat kemarin (5/2) pukul 14.40 WIT.

Hingga saat ini, Basarnas belum mengidentifikasi nama-nama penumpang kapal Sandoro yang hilang kontak di perairan pulau Wasir tersebut.

Pada dini hari Sabtu (6/2) personel gabungan Basarnas, Polairud, KP3 dan BPBD menggunakan peralatan speedboat masih melakukan pencarian dengan kondisi cuaca tengah laut terjadi hujan ringan, angin barat laut, 8 - 30 knot, tinggi gelombang 2,5 - 4.0 meter. (Kc6/cnn)
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+