Sadis, Suami di Dumai Tega Bakar Istri Hingga Tewas Saat Tidur Dalam Kedai

G.M
Rabu, 16 Desember 2020, 11:37 WIB Last Updated 2020-12-16T04:38:32Z
Warga berusaha memadamkan api

Kabar Center - Jakarta

Polisi terus menyidik kasus Riswanto (22) yang diduga membakar istrinya, Rahmi (26), hingga tewas di Dumai, Riau. Ketika peristiwa pembakaran, istrinya sedang tidur di dalam kedai.

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Fajri mengatakan, selain korban dan tersangka, adik korban juga mengalami luka bakar. Saat itu, adik korban sedang di luar kedai saat Riswanto menyiramkan bensin dan membakar kedai.

"Adiknya kena juga, adik si korban bagian kakinya sebelah kaki kiri atau kanan, adiknya karena posisinya di luar lagi main HP, kaget," kata Fajri, Rabu (16/12/2020).

Melihat api, kata Fajri, adik korban langsung lari. Sementara Rahmi masih berada di dalam kedai.

"Dia (adik korban) langsung lari, kakaknya tinggal di dalam, lagi tidur di dalam," katanya.

Korban tewas akibat luka bakar serius. Riswanto juga mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit.

Kronologi

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (8/12), pukul 09.00 WIB. Saat itu, Riswanto datang ke kedai tempat istrinya berjualan dan langsung menyiramkan bensin ke kedai tersebut.

"Pelaku ini terlihat oleh saksi-saksi di TKP langsung nyiramkan bensin (Premium) ke warung istrinya. Ada gerobak jualan, tidak lama langsunglah dibakar," ujar Kasatres Polres Dumai AKP Fajri.

Setelah api membara dan membakar kedai tersebut, pelaku kabur. Momen ini sempat terekam kamera warga yang ada di lokasi hingga viral di media sosial (medsos).
 
Terlihat dalam kondisi Riswanto berlari meninggalkan warung dalam kondisi tubuh dikelilingi asap. Namun warga yang ada di lokasi berusaha memadamkan api yang terlihat memenuhi kedai di pinggir jalan tersebut. Asap hitam pun membubung.

Terlihat juga warga yang berusaha memadamkan dengan menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR). Ada pula warga yang berusaha membantu dengan menyiramkan air ke kedai tersebut.

Sementara itu, warga sekitar bersama polisi yang kebetulan ada di lokasi langsung mengejar pelaku. Nahas, nyawa Rahmi tak dapat diselamatkan karena mengalami luka bakar hingga 80 persen.

"Anggota dan warga berhasil menangkap pelaku. Korban tidak dapat diselamatkan, meninggal saat tiba di Rumah Sakit Umum Dumai," pungkas Fajri.


Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA