Proses Belajar Tatap Muka di Pekanbaru Dimulai Hari Ini, Seperti Ini Aturannya

G.M
Senin, 16 November 2020, 12:55 WIB Last Updated 2020-11-16T05:55:58Z
Ilustrasi

Kabar Center - Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Riau mulai melakukan proses belajar tatap muka terbatas hari ini. Kegiatan itu dikhususkan untuk SMP Negeri di Kota Pekanbaru.

"Jadi begini ya, pengertian bukan boleh sekolah ya. Karena sekolah ini kan beda dengan sekolah biasa. Jadi sebenarnya (sekolah) pertemuan terbatas. Kalau nanti dibilang sekolah, sama nanti dengan tatap muka sekolah biasa, kini ini terbatas," terang Kadis Pendidikan Pemko Pekanbaru, Ismardi, Senin (16/11/2020).

Diterangkan, pelaksanaan tatap muka ini tidak diberlakukan untuk seluruh sekolah. Penerapannya baru separuh SMP Negeri di Pekanbaru yang melaksanakan belajar tatap muka terbatas.

Setiap siswa SMP, dalam sepekan diberikan waktu tatap muka selama 3 jam. Sehingga seluruh siswa mendapatkan proses tatap muka secara bergantian di dalam kelas. Untuk pelaksanaan tatap muka ini juga statusnya uji coba.

"Pertemuan tiga jam itu untuk mengkomunikasikan pembelajaran yang susah dilalui oleh anak-anak dengan orang tua di rumah. Seperti matematik, banyak orang tua tak paham. Jadi ini bukan masuk sekolah seperti biasa, kalau masuk sekolah berarti sudah normal, ini pertemuan terbatas namanya. Kita ini baru uji coba hanya untuk dua SMP Negeri saja," katanya.

Bila dalam uji coba di tengah pandemi ini tidak mengalami kendala, kata Ismardi, maka untuk minggu depannya akan ditambah lagi sekolah yang diizinkan tatap muka terbatas itu. Setiap akhir pekan akan dievaluasi perkembangan pertemuan terbatas di sekolah tersebut. Jika tidak mengalami kendala, maka nantinya akan dibuka juga untuk SMP swasta.

"Kita melakukannya secara bertahap, kalau nantinya ditemukan masalah, kita setop," tambah Ismardi.

Sementara, Humas Pemko Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan, peran orang tua murid untuk selalu mengingatkan pada anak-anaknya agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Orang tua harus berperan aktif mengingatkan agar anaknya terhindar dari wabah virus Corona.

"Diperlukan kerjasamanya yang baik dengan orang tua murid, agar tetap mengingatkan anak-anaknya patuhi protokol kesehatan. Selalu menjaga jarak, dan kita harapkan begitu selesai tatap muka di sekolah, ini juga harus diawasi orang tuanya," pungkas Irba. (dtc/kc6)

Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS