Demo Tolak UU Omnibus Law di Siantar, Kapolres Siantar Terkena Lemparan Batu

G.M
Kamis, 08 Oktober 2020, 16:18 WIB Last Updated 2020-10-08T09:18:20Z
Kabar Center - Siantar

Unjukrasa penolakan terhadap UU Cipta Lapangan Kerja (Omnibus Law) di Pematang Siantar yang berlangsung ricuh nyaris melukai Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar.

Melansir metro24jam, Kamis (08/10), orang nomor satu di Polres Pematang Siantar itu terkena lemparan ketika berupaya menenangkan aksi unjukrasa dari massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Melawan (Gerilyawan).

Untung saja, batu yang mengenai bagian kepala AKBP Boy Sutan Binanga Siregar tidak sampai mengakibatkan luka.


Di tengah massa yang mulai bertindak anarkis, personel Dalmas Shabara Polres Pematang Siantar lengkap dengan mobil Water Cannon langsung bergerak mengantisipasi.

Aksi massa akhirnya dapat diredakan setelah pasukan anti Huru Hara (PHH) dari Brimob turun ke lokasi. Dengan memakai tameng dan tongkat lengkap, personel PHH masuk ke tengah-tengah untuk memukul mundur kerumunan massa.

Setelah dilakukan negosiasi, akhirnya massa Gerilyawan berangsur-angsur membubarkan diri.


Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mengatakan, tindakan massa merupakan aksi yang wajar dalam setiap aksi demonstrasi. Bahkan dirinya sejak dari awal telah mengingatkan anggotanya tidak bersikap represif bila menghadapi aksi demonstran.

“Itu massa adik-adik kita dan merupakan hal yang wajar terjadi saat aksi demonstarsi. Tadi pun telah saya ingatkan kepada pasukan dari Brimob jangan melakukan tindakan represif, tapi bagaimana agar massa dapat membubarkan diri,” tuturnya. (Mt24jam/kc6)

Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS