TNI AL Jamin Keamanan Perairan Selat Malaka

JM
Minggu, 30 Agustus 2020, 20:13 WIB Last Updated 2020-09-24T05:14:39Z
Ilustrasi

Kabar Center - Belawan

TNI AL terus berkomitmen menjaga dan memberikan jaminan rasa aman kepada pengguna Selat Malaka, dari berbagai macam kerawanan keamanan di daerah perbatasan, di antaranya penyelundupan, pelanggaran hukum dengan kekerasan, dan penyelundupan narkoba yang masih marak terjadi.

Posisi strategis Selat Malaka, merupakan salah satu choke point dari sembilan choke point di dunia. Selat Malaka merupakan jalur pelayaran perdagangan internasional, memiliki lalu lintas terpadat di dunia.

Melansir sindonews, Minggu (30/08), Panglima Koarmada 1 Laksamana Muda (Laksda) TNI Abdul Rasyid menyampaikan pada passing exercise TNI AL dengan TLDM, dalam meningkatkan kerjasama patroli kedua negara di Selat Malaka.

Untuk itu, TNI AL Koarmada 1 terus membangun dan memelihara stabilitas di kawasan, dengan melaksanakan peran diplomasi dan melaksanakan Patroli Terkoordinasi (Patkor) 149/20 di Selat Malaka dengan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM).

Koarmada 1 yang memiliki wilayah kerja berbatasan langsung dengan lima negara tetangga, terus aktif melaksanakan peran diplomasi dengan negara-negara di kawasan tersebut untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan, serta mempererat hubungan dengan negara-negara tetangga.

Dilanjutkan, Pelaksana Patkor Malindo (Patroli Koordinasi Malaysia-Indonesia) rutin dilaksanakan empat kali dalam setahun, dimana patroli terkoordinasi tersebut bertujuan menjaga keamanan dan stabilitas dikawasan Selat Malaka, yang menjadi jalur perdagangan internasional memiliki lalu lintas terpadat di dunia.

"Kerjasama Patroli antara unsur TNI AL dengan TLDM ini diharapkan, dapat menciptakan keamanan di Selat Malaka dan kegiatan Patkor Malindo yang selama inidilaksanakan, selalu mampu mencapai sasaran operasi, yakni menjamin keamanan perairan Selat Malaka," katanya.

TNI AL tambahnya, terus berkomitmen menjaga dan memberikan jaminan rasa aman kepada pengguna Selat Malaka dari berbagai macam kerawanan dan tindakan merugikan kerawanan yang beroperasi di daerah perbatasan, diantaranya penyelundupan, pelanggaran hukum dengan kekerasan dan penyelundupan komoditi narkoba, yang masih marak terjadi.

Baca juga: Purnawirawan TNI Tewas di Malahena, Ratusan TNI Dikerahkan

Dia juga menegaskan, hal ini harus dihadapi bersama-sama dengan melakukan kerjasama denan negara tetangga, karena pelanggaran dan permasalahan stabilitas ini, selalu melibatkan dan berdampak langsung terhadap negara-negara tetangga.

Salah satu peran diplomasi TNI AL, diwujudkan dalam latihan bersama dengan negara sahabat, unsur Koarmada 1 yaitu KRI Sutanto-337 melaksanakan Passing Exercise (Passex) dengan unsur TLDM, kd Laksamana Tun Abdul Jamil-135, yang kemudian langsung menuju sektor masing-masing di perairan Indonesia dan Malaysia, untuk melanjutkan patroli terkoordinasi. (Sd/kc5)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS