Ngeri, Pria di Palembang Tewas Ditombak di Depan Anak

G.M
Rabu, 12 Agustus 2020, 14:00 WIB Last Updated 2020-09-24T05:14:39Z
Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setyadji memperlihatkan barangbukti senjata tajam | dtc

Kabar Center - Palembang

Pembunuhan sadis terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. Azhar (45) tewas ditombak di depan anaknya oleh penagih utang demi membela rekannya yang ditagih.

Informasi yang dilansir detik.com, insiden menimpa Azhar terjadi pada Senin (10/8) dini hari di Jalan Selamet Riyadi, samping Jembatan Musi IV Palembang. Adapun dua pelaku adalah kakak-adik Firdaus dan Joni.

"Jajaran Polsek Ilir Timur II melakukan pengungkapan kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kasus bermula saat pelaku mengajak adiknya menemui teman korban mau nagih utang," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setyadji, Rabu (12/8/2020).

Korban, yang saat itu bersama rekannya, tak terima. Ia emosional dan meminta pelaku tidak menagih utang narkoba yang sudah empat bulan tidak dibayar.

"Mereka sama-sama bawa senjata tajam di lokasi. Terjadilah penyerangan hingga korban meninggal dunia," kata Anom.

Anom melanjutkan, setelah kejadian, kedua pelaku langsung melarikan diri. Setelah diselidiki, satu pelaku bernama Joni ditangkap di Kota Prabumulih.

Baca juga: Suami Yang Bunuh Istri di Galang Akhirnya Ditangkap

"Ada dua pelaku, masih ada satu pelaku lagi yang kami kejar. Motif diduga transaksi narkoba, rekan korban ada utang Rp 500 ribu," ujarnya.

Saat ditemui di lokasi, Joni mengaku tidak punya urusan dengan korban. Namun korban marah-marah saat dirinya menagih utang kepada rekannya, Kevin.

"Awalnya kami nagih utang sama teman korban. Tapi korban tidak terima, dia malah marah-marah, padahal itu utang sudah sekitar 3 bulan tidak dibayar," sebut Joni.

Dalam kondisi emosional, korban dan pelaku kemudian saling serang. Korban saat itu ditemani anaknya, Iqbal.

"Dia (korban) dulu menyerang dan akhirnya kami balas. Langsung kami kabur," kata Joni. (dtc/kc7)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS

SOSIAL

+