-->

Perayaan Paskah 2020 PAK Santa Maria Pardugul Akan Diwarnai Perlombaan

Kabar Center
Senin, 09 Maret 2020, 12:19 WIB Last Updated 2020-03-09T05:19:51Z
Pertandingan sepak bola kaum ibu pada perayaan Paskah Santa Maria Pardugul tahun 2019 lalu | ist

Kabar Center - Pardugul

Punguan Ama Katolik (PAK) Gereja Katolik Santa Maria Pardugul, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Paroki Santo Mikael Pangururan berencana akan menggelar perayaan paskah tahun 2020 pada Minggu 12 April 2020 mendatang.

Dalam perayaan tersebut akan diwarnai dengan berbagai perlombaan antar lunggu (lingkungan) di wilayah itu seperti lomba lari goni untuk kaum bapak dan ibu juga bagi Orang Muda Katolik (OMK).

Ketua panitia perayaan, Maniur Sitanggang menyampaikan, perayaan paskah tersebut bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai kebaikan jemaat, dan sudah menjadi agenda tahunan di Stasi Pardugul.

"Perayaan ini sudah menjadi agenda tahunan stasi Pardugul. dengan tema Bangkitlah berbuat kebaikan kepada sesama, khususnya di Stasi Santa Maria Pardugul", kata Maniur, Minggu (8/3/2020) di Pardugul.

Selain dipadu dengan kegiatan perlombaan, dalam perayaan paskah nantinya akan diwarnai dengan pemberian bantuan kepada pelajar berprestasi.

"Hal itu kita lakukan, guna motivasi anak-anak agar lebih giat belajar dan memiliki karakter yang baik," katanya.

Bagi kaum ibu lanjut Maniur, akan ada perlombaan memasak. Kemudian acara liturgi akan dikombinasi dengan musik tradisional Gondang Batak.

"Pada acara puncak nantinya, bertepatan dengan Hari Raya Paskah yakni Kebangkitan Yesus Kristus, harus dimaknai bahwa seluruh rangkaian kegiatan sebagai upaya membangkitkan perilaku setiap umat untuk berbuat kebaikan," kata Maniur Sitanggang.

Sementara itu, Pengurus Dewan Pastoral Stasi Pardugul, Robin Nainggolan menyampaikan, kegiatan semacam ini harus digalakkan dan dikemas serius di gereja-gereja, guna mempererat rasa persaudaraan dan menumbuhkan nilai kebaikan bagi umat gereja.

"Di era digitalisasi saat ini, perlu menggalakkan kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas iman, sehingga mampu menangkal "virus" negatif yang merusak moral masyarakat," pungkas Robin. (KC7)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS