Terkena Ledakan Tabung Balon Gas, Seorang Remaja Putri Tewas

Kabar Center
Minggu, 09 Februari 2020, 08:16 WIB Last Updated 2020-02-09T01:16:18Z
Tabung gas yang meledak
Kabar Center - Gorontalo

Seorang remaja putri tewas akibat ledakan tabung balon gas di Perayaan Cap Go Meh Gorontalo. Selain itu, empat orang lainnya juga terluka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di perempatan Pasar Setya Praja, Kota Gorontalo, Sabtu sekira pukul 18.00 WITA.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa naas tersebut berawal saat pedagang balon gas (balon terbang-red), Beni Usman, datang ke perempatan Pasar Setya Praja, Kota Gorontalo dengan tujuan untuk berdagang di tengah keramaian acara Cap Go Meh.

Warga Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo itu datang menggunakan becak motor (bentor) untuk menjual balon gas di lokasi tersebut.

Saat berada di lokasi, Beni langsung memarkirkan bentornya yang membawa tabung berisi gas. Saat Cap Go Meh berlangsung, tak berapa lama, warga di lokasi sempat mencium bau gas yang menyengat.

Belum sempat menyampaikan kepada Beni, tiba-tiba ledakan terdengar kencang. Seketika itu seorang remaja putri dan empat bocah yang berada di dekat bentor terpental.

Sang remaja putri yang belakangan diketahui bernama Putri Anisa Usman (10), bersimbah darah dan tak sadarkan diri akibat terkena ledakan balon gas.

Kelima korban, termasuk pedagang balon gas, langsung dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke rumah sakit Bunda Kota Gorontalo. Sayangnya, Putri tak bisa bertahan. ia meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala.

Selain itu ledakan membuat bentor yang digunakan Beni Usmar, bernomor polisi DM 6372 AJ, hancur. Itu termasuk tabung gas yang berukuran 180 sentimeter dengan diameter 50 sentimeter

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Deni Muhtamar membenarkan insiden tersebut.

"Saat ini pemilik tabung gas belum bisa dimintai keterangan. Yang bersangkutan masih dalam perawatan. Sementara untuk korban meninggal dunia sudah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka," kata Deni. (Mdk)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS