Notification

×

Iklan

Iklan

Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang di Tangsel, Ditusuk dan Ditendang Keluar Mobil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 11:06 WIB Last Updated 2026-10-09T04:06:16Z
Ilustrasi 

Kabar Center
Jakarta - Seorang pengemudi taksi online berinisial AA menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan. Korban ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah setelah meminta pertolongan.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan kejadian tersebut berlangsung pada Senin (5/10) pukul 01.30 WIB. Bermula saat korban menjemput pelaku di wilayah Ciledug untuk diantar ke Pamulang.

"Penumpang tersebut melakukan pemesanan melalui aplikasi dengan menggunakan nama akun yang tidak sesuai dengan identitas penumpang yang menggunakan jasa, dengan alasan bahwa pesanan tersebut dilakukan oleh temannya," ujar Galuh, Jumat (9/10/2026).

Ia menyebut pembayaran dilakukan secara tunai. Di tengah perjalanan menuju Pamulang, sempat terjadi cekcok antara korban dan penumpang terkait titik tujuan yang tidak sesuai.

"Setelah tiba di sekitar TKP (tempat kejadian perkara), terduga pelaku kemudian turun dari kendaraan dengan alasan hendak mengambil uang tunai. Sebelum turun, terduga pelaku meninggalkan tas yang dibawanya di dalam kendaraan sebagai jaminan bahwa yang bersangkutan akan kembali," katanya.

Saat pelaku kembali masuk ke dalam mobil, ia langsung melakukan kekerasan terhadap korban. Korban dicekik dan ditusuk dengan senjata tajam.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan serta mengalami kondisi lemah. Selanjutnya terduga pelaku menendang korban hingga keluar dari kendaraan," ungkapnya.

Pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa mobil Toyota Calya milik korban. Korban yang terluka keluar dari kendaraan dan berupaya meminta bantuan.

"Dalam kondisi mengalami luka dan berlumuran darah, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Selanjutnya warga menghubungi pihak kepolisian Polsek Pamulang," imbuhnya.

Sementara itu, kasus ini masih diselidiki polisi. Polda Metro Jaya turut membantu penanganan perkara tersebut.

"Kasusnya sedang kami tangani, mohon doanya," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim kepada wartawan, Kamis (8/10).

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini