![]() |
| Gubernur Banten Andra Soni usai meninjau ke lokasi evakuasi penumpang KMP Batumandi yang terbakar di Mal Sosoro Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Rabu. |
Kabar Center
Cilegon - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Gubernur Andra Soni memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden kebakaran kapal KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu.
"Pemprov Banten terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai instansi terkait untuk memastikan seluruh penumpang mendapatkan penanganan yang optimal," katanya saat meninjau ke lokasi evakuasi di Mal Sosoro, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.
“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa ini. Sekaligus, kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah bahu-membahu dan bergerak cepat melakukan evakuasi serta pengamanan di lokasi,” ujar Andra Soni.
Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebanyak 420 penumpang dan 40 kru KMP Batumandi berhasil dievakuasi dengan selamat. Selain itu kapal tersebut juga mengangkut 89 unit kendaraan saat insiden terjadi.
Dari seluruh penumpang, kata Gubernur Andra, sebanyak 16 orang mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, 11 orang dirawat di Puskesmas Pulomerak dan lima orang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika.
Selain memastikan penanganan medis berjalan dengan baik, ASDP juga memfasilitasi kepulangan para penumpang ke tempat tujuan masing-masing.
Andra Soni juga menegaskan Pemprov Banten akan terus memantau pelayanan kesehatan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan yang terdampak kebakaran kapal tersebut.
“Kami pastikan koordinasi berjalan intensif. Penumpang yang memerlukan tindakan medis akan terus dikawal agar mendapat pelayanan terbaik sesuai ketentuan,” tegasnya.
Selain memastikan penanganan korban berjalan optimal, Gubernur Banten juga mengingatkan seluruh operator kapal penyeberangan agar semakin disiplin dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan.
Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan operasional transportasi laut guna melindungi penumpang dan awak kapal.
Adapun terkait penyebab kebakaran KMP Batumandi, Andra Soni meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.
“Kita serahkan sepenuhnya proses investigasi kepada KNKT dan pihak berwenang,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi fokus utama dalam penanganan pascainsiden KMP Batumandi.
ASDP bersama Jasa Raharja saat ini juga melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian materiel akibat insiden tersebut.
Heru menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pemerintah daerah, TNI, Polri serta operator kapal swasta yang turut membantu proses evakuasi di perairan Merak.
Dukungan berbagai pihak sangat penting untuk mempercepat penanganan insiden sekaligus menjaga pelayanan penyeberangan tetap berjalan.
“Fokus kami saat ini adalah pemulihan kelancaran operasional dan memastikan kebutuhan penumpang terpenuhi. Untuk penyebab insiden, kami mendukung penuh proses investigasi yang tengah dilakukan oleh KNKT dan kepolisian,” pungkasnya. (Fauzi)
