![]() |
| Petugas sedang menyuntikkan vaksinasi influenza kepada tenaga kesehatan (Nakes). | Fauzi |
Kabar Center
Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Provinsi Banten memberikan vaksinasi influenza kepada tenaga kesehatan (Nakes) sebagai upaya meningkatkan perlindungan bagi petugas yang berhadapan langsung dengan pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Eniyati mengatakan hal ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Kalbe Farma Tbk dengan menyediakan sebanyak 1.000 dosis.
"Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan secara serentak di sejumlah puskesmas. Dari masing-masing Puskesmas sebanyak 15 Nakes, diutamakan petugas yang intensitasnya tinggi berinteraksi dengan pasien," katanya, Selasa.
Ia berharap vaksin tersebut dapat memberikan perlindungan tambahan bagi tenaga medis l, sehingga dapat menjalankan tugas pelayanan terhadap masyarakat dengan lebih optimal.
Sementara, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan tenaga kesehatan merupakan kelompok yang memiliki risiko terpapar virus influenza karena intensitas interaksi mereka dengan pasien cukup tinggi.
Menurutnya Dewi, pemberian vaksin influenza diharapkan dapat membantu melindungi tenaga kesehatan sehingga mereka dapat menjalankan tugas pelayanan secara optimal.
“Para nakes ini yang langsung berinteraksi dengan para pasien. Dengan adanya vaksinasi ini, pelayanan terhadap pasien tidak terhambat,” ungkap Bupati Dewi.
Ia menjelaskan vaksinasi tidak menjamin seseorang sepenuhnya terhindar dari infeksi influenza. Meski demikian, vaksinasi diharapkan dapat meningkatkan perlindungan tubuh dan membantu mengurangi risiko keparahan apabila seseorang terinfeksi.
“Walaupun sudah mendapatkan vaksin, bukan berarti tidak akan terjangkit. Akan tetapi, vaksinasi ini akan meningkatkan kekebalan dan jika terjangkit akan meminimalisir kesakitan yang dialami,” jelasnya.
Bupati Dewi juga menyampaikan bahwa perlindungan dari vaksin influenza diharapkan dapat bertahan hingga sekitar satu tahun.
“Kekebalan ini jangka waktunya hingga satu tahun. Jika terjangkit, tidak akan terlalu besar dampaknya,” pungkasnya. (Fauzi)
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
