![]() |
| Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani (tengah) | Lukman Fauzi |
Kabar Center
Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani memberikan apresiasi program Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun Anggaran 2026 yang sudah melakukan pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 18 kilometer yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Cimanggu daerah tersebut.
"Kami apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh jajaran Mabes TNI atas dukungan terhadap pembangunannya," katanya saat penutupan Karya Bakti TNI Skala Besar yang dilaksanakan oleh Mabes TNI berlangsung di Lapangan Yonif TP 842/Badak Sakti Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.
Bupati Dewi mengatakan pembangunan jalan tersebut sangat berarti karena dapat mempermudah akses transportasi, menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.
"Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat," katanya.
Selain menandai selesainya pelaksanaan program, kata Dewi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan warga.
Bupati Dewi berharap akses jalan yang semakin baik diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, menjangkau pusat perdagangan serta mengakses berbagai layanan publik.
"Dengan konektivitas yang lebih memadai, peluang pengembangan ekonomi lokal juga diharapkan semakin terbuka," pungkasnya.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan TNI diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.
Sementara, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyebutkan program ini bertujuan untuk membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat di berbagai daerah.
Ia menyebutkan berdasarkan hasil peninjauan sebelumnya, jalan sepanjang 18 kilometer di Kabupaten Pandeglang tersebut mengalami kerusakan parah sehingga membatasi konektivitas warga.
Oleh karena itu, menurut Jenderal Tandyo program tersebut hadir untuk mendukung dan mengakselerasi program pemerintah daerah.
"Kami berharap akses jalan ini mampu mendongkrak kegiatan perekonomian masyarakat sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah ke depannya," ujarnya.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
