Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak Gempa M 6,1 di Sumba Barat Daya: Puluhan Rumah dan Belasan Fasum Rusak

Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:42 WIB Last Updated 2026-10-04T13:42:58Z
Puluhan bangunan rusak akibat gempa bumi bermagnitudo (M) 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) | ist

Kabar Center

Jakarta - Gempa bumi bermagnitudo (M) 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan kerusakan. Data terbaru mencatat 56 rumah warga dan 13 fasilitas umum (fasum) mengalami kerusakan.

"Jadi ada puluhan rumah masyarakat yang rusak berat, ringan, dan sedang. Ada beberapa fasilitas umum yang rusak," ujar Bupati SBD Ratu Ngadu Bonu Wulla, dilansir detikBali, Minggu (4/10/2026).

Ratu Wulla merinci, dari 56 rumah yang terdampak tersebut terdiri dari 50 unit mengalami rusak ringan, 6 unit rusak sedang, dan 1 unit rusak berat. Sebaran kerusakan itu meliputi wilayah Kecamatan Kodi, Kodi Utara, Kodi Bangedo, Kodi Balaghar, Wewewa Selatan, hingga Kota Tambolaka.

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak gempa. Beberapa di antaranya yakni Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge, Gereja Pantekosta Jata Ngedo Billa Cenge, Gereja Katedral Waitabula, GBI Suara Kebenaran Sapurata, serta Gereja Kristen Sumba (GKS) Mata.

Fasilitas lainnya yang rusak adalah RSUD Pratama Reda Bolo, Puskesmas Tanggaba, Puskesmas Kori, Pustu Kalena Rongo, Balai KB Desa Wallandimu, SD Katolik Manu Toghi, SD Negeri Walaingira, dan Kantor PLN Cabang Kodi. Meski demikian, jumlah kepala keluarga dan jiwa yang terdampak belum diungkapkan oleh Ratu Wulla.

"Ada yang retak di bagian tembok dan plafon roboh," jelas Ratu Wulla.

Diketahui, gempa dengan magnitudo 6,1 tersebut mengguncang wilayah Sumba Barat Daya pada Minggu (4/10) sekitar pukul 06.55 Wita. Getarannya dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Kodi yang menjadi salah satu lokasi terdampak paling parah.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini