Notification

×

Iklan

Iklan

Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Garoga, Kapolres Samosir Turun ke Lokasi

Sabtu, 26 September 2026 | 22:33 WIB Last Updated 2026-09-26T15:33:44Z
Kapolres turun langsung ke lokasi Banjir di Garoga dan menemui warga yang terdampak | ist

Kabar Center

SAMOSIR – Banjir bandang menerjang Dusun I Sitobu Desa Garoga Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Bencana Banjir Bandang tersebut diduga dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran air meluap. Material tanah dan lumpur dari kawasan perbukitan di sekitar Desa Garoga kemudian terbawa arus dan masuk ke permukiman warga.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga terdampak dan akses jalan menuju Dusun I Sitobu tertutup material tanah dan lumpur.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Simanindo langsung turun ke lokasi. Personel Polsek Simanindo membagi tim untuk membantu proses evakuasi warga, melakukan pembersihan material banjir dan longsoran, serta melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak tiga unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Sementara itu, korban jiwa dalam kejadian tersebut Nihil dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Tiga rumah yang terdampak masing-masing dihuni oleh Lasmaria Sidauruk Umur 57 tahun, bersama dua orang lainnya, Saurma Manik Umur 61 tahun bersama tujuh orang lainnya, serta Nurmasta Umur 59 tahun yang tinggal bersama Peter Curson, 80 tahun. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA).

Pada Sabtu malam sekitar pukul 20.12 WIB, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir bandang yang telah dievakuasi ke Polsek Simanindo.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas AKP Robertus Gultom, Kasat Samapta IPTU Williamson Saragih, Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Priston Simbolon serta personel Polres Samosir.

Kapolres Samosir juga berkoordinasi dan berkomunikasi langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi mereka setelah dievakuasi sekaligus memastikan keselamatan seluruh warga terdampak.

Dari hasil koordinasi tersebut, seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk tidak kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu. Mereka selanjutnya beristirahat di rumah keluarga masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir maupun longsor susulan.

Personel Polsek Simanindo bersama unsur terkait hingga malam ini masih melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi bencana. Petugas juga terus mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan serta memastikan situasi dan kondisi warga tetap aman.

Kepolisian Resor Samosir mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi terdampak untuk tetap waspada, khususnya apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini