Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Samosir Dukung Pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael

Sabtu, 26 September 2026 | 20:04 WIB Last Updated 2026-09-26T13:04:31Z

Kabar Center - Samosir
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan terhadap rencana pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan yang diinisiasi Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Vandiko saat menerima audiensi Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang, bersama rombongan di Rumah Dinas Bupati Samosir, Sabtu (26/09/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan pendidikan melalui pendirian SMA unggulan berasrama di Kabupaten Samosir, termasuk dukungan dan proses perizinan yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan sekolah tersebut.

Bupati  Samosir Vandiko T. Gultom  menyambut baik rencana Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir terbuka terhadap berbagai upaya yang dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.
“Kami tetap membuka diri untuk peningkatan kualitas pendidikan. Berbagai upaya kami lakukan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pihak terkait lainnya. Puji Tuhan, ada SMA unggulan yang akan hadir di Samosir. Ternyata doa dan cita-cita kita disambut baik Tuhan dengan kedatangan Pastor yang akan mendirikan sekolah SMA unggulan,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, Pemkab Samosir siap mendukung proses pendirian sekolah tersebut sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku, termasuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Intinya kami siap mendukung, Amang Pastor. Untuk perizinan seperti PBG, kita akan bantu sesuai ketentuan. Kalau ada kendala, kita siap berkoordinasi. Ini sudah menjadi sesuatu yang kita idam-idamkan dan cita-citakan. Pemerintah bersama DPRD tentu akan mendukung sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan,” katanya.

Menurut Vandiko, kehadiran lembaga pendidikan unggulan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Samosir agar memiliki kompetensi, karakter dan daya saing yang lebih baik.

Dalam audiensi tersebut, Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph menyampaikan bahwa SMA Santo Mikael Pangururan yang selama ini berjalan sebagai sekolah reguler tetap dipertahankan. Sementara itu, SMA Plus Berasrama akan dikembangkan sebagai program pendidikan unggulan yang memiliki sistem dan fasilitas tersendiri.

Pastor Fridolinus Simanjorang mengatakan, pendirian SMA Plus Berasrama tersebut merupakan bentuk komitmen Yayasan Pendidikan Katolik  Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar untuk hadir dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“SMA Santo Mikael tetap menjadi reguler, dan kita membuat sekolah unggulan khusus yang kita pisahkan. Intinya kami ingin hadir untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” jelas Pastor Fridolinus 

Ia menyampaikan, sekolah tersebut nantinya akan memberikan prioritas bagi putra-putri Samosir dengan komposisi tertentu, sehingga keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat daerah.

Selain mengedepankan prestasi akademik, SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan diarahkan untuk membentuk lulusan yang cerdas, beriman, rendah hati, berintegritas, mandiri serta memiliki semangat untuk melayani.

Yayasan juga akan menjadikan Samosir dan Danau Toba sebagai bagian kuat dari identitas sekolah. Secara bertahap, SMA Plus tersebut ditargetkan berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan selanjutnya diarahkan menjadi boarding school Katolik berstandar nasional.

Rencana tersebut menjadi bagian dari peluang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Samosir. Kehadiran sekolah unggulan dengan sistem berasrama diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Samosir yang memiliki kompetensi dan karakter kuat.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal kolaborasi antara Yayasan Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mempersiapkan pendirian fasilitas pendidikan unggulan di Kabupaten Samosir.



Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini