Notification

×

Iklan

Iklan

Tapal Batas Dair Pakpak Bharat Kembali Dibahas

Kamis, 09 April 2026 | 17:29 WIB Last Updated 2026-04-09T10:29:30Z

Kabar Center - Medan
Tapal batas antara Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat akhirnya mulai mendapatkan titik terang, sebelumnya perbasatan kedua kabupaten itu saling tarik menarik. 

Dikantor gubernur Sumatera Utara, Medan Rabu (08/04/2026), Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Suib, kembali membuat dan memimpin rapat sebagai tindak lanjut dari Surat Bupati Pakpak Bharat kepada Menteri Dalam Negeri RI yang ditembuskan kepada Gubernur Sumatera Utara. 

Rapat ini penting untuk penegasan batas wilayah administrasi sesuai Permendagri nomor 28 tahun 2019, ucap Muhammada Suib. 

Dalam rapat itu Direktur Toponimi dan Batas Antar Daerah Kementerian Dalam Negeri, Raziras Rahmadillah juga ikut hadir. Dia menjelaskan beberapa langkah yang telah dilaksanakan dalam upaya penyelesaian masalah batas wilayah Kabupaten Pakpak Bharat dan Dairi, diantaranya bahwa Bupati Pakpak Bharat menyurati Kemendagri dan menyampaikan beberapa hal terkait batas administrasi dengan Kabupaten Dairi.

Disamping itu Bupati Pakpak Bharat juga telah melakukan audiensi langsung ke Kemendagri yang diterima langsung oleh bapak Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto beberapa waktu lalu. 

Tindak lanjut dari surat dan audiensi tersebut maka Kemendagri turun langsung ke lapangan untuk melihat lokasi, yang tentunya dimulai dengan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui rapat pada hari ini. 

SK Kemenhut nomor 846 tahun 2025 memang ada sedikit perbedaan dengan Permendagri 28/2019, dan perlu diluruskan, dimana hasil overlay menunjukkan bahwa lokasi Batalyon TP 908 yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi berada ternyata di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Karena lokasi harus sesuai dengan keberadaannya, oleh karena itu kita usulkan revisi terhadap SK Kemenhut nomor 846 tahun 2025 tersebut, jelas Raziras Rahmadillah. 

Bupati Pakpak Bharat yangbikut hadir pada rapat tersebut berharap cepat tapal batas itu bisa cepat selesai. "Itu harapan kita. Demi sebuah kepastian hukum yang jelas, yang pastinya sangat kita perlukan, sehingga tidak ada lagi keragu-raguan tentang batas wilayah di dua Kabupaten yang bertetangga ini dimasa yang akan datang, ucap Franc Bernhard Tumanggor usai mengikuti rapat ini.


Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini