Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Samosir Resmikan Pompa Air Tenaga Surya Senilai 2,6 Miliar di Onan Runggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:29 WIB Last Updated 2026-01-26T09:30:28Z
Peresmian Pompa Air Tenaga Surya

Kabar Center 

Untuk memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir melalui pembangunan infrastruktur pertanian berkelanjutan. Salah satunya ditandai dengan peresmian Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kecamatan Onan Runggu oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, 26/01/2026.

PATS senilai Rp 2,6 miliar ini mampu mengairi sekitar 60 hektare persawahan yang dikelola oleh 100 keluarga petani.

Pembangunan PATS merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan kekeringan.

Selain peresmian, Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga melaksanakan penyuluhan kepada petani, antara lain terkait pembuatan pupuk organik serta penguatan pengelolaan PATS melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, pembangunan PATS merupakan hasil sinergi dengan Gubernur Sumatera Utara dan akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menyebutkan, hingga saat ini telah terbangun enam unit PATS di Kabupaten Samosir, lima diantaranya terwujud dalam kepemimpinannya.

“Dalam periodisasi kepemimpinan saya, ada lima unit PATS yang telah dibangun. Kita ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur yang tidak henti-hentinya memberikan perhatian kepada Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak diperoleh dengan mudah karena harus bersaing dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Utara. “Kita ini bersaing dengan 33 kabupaten/kota. Satu kelompok tani di Samosir bisa menang dari ribuan kelompok tani lain di Sumatera Utara. Jadi jangan kita sepelekan program ini,” katanya.

Vandiko mengungkapkan, pembangunan PATS di Onan Runggu sempat hampir dialihkan ke daerah lain. Namun, setelah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumatera Utara, program tersebut akhirnya tetap dilaksanakan di Samosir.

“Puji Tuhan dikabulkan, sehingga program ini tetap ada di Kabupaten Samosir. Karena PATS yang sudah dibangun sebelumnya semuanya beroperasi dengan baik, pemerintah provinsi tidak jera memberikan bantuan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pembangunan PATS dilakukan di beberapa titik melalui skema pembiayaan sinergitas, yakni dari APBD kabupaten, APBD provinsi, APBN, serta dukungan pihak swasta dan perwakilan diplomatik. 

Dalam kesempatan itu, Vandiko mengapresiasi masyarakat yang menghibahkan lahan untuk jalur pipa sepanjang lebih dari satu kilometer. Menurutnya, persoalan lahan sering menjadi kendala pembangunan.

“Terima kasih kepada masyarakat yang secara sukarela menghibahkan tanah. Ini menjadi contoh bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak melakukan pembangunan.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini