Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Humbahas Ikuti Rakor Pemulihan Pasca Bencana Yang Dipimpin Mendagri

Jumat, 09 Januari 2026 | 18:55 WIB Last Updated 2026-01-09T11:55:13Z

Kabar Center - Humbahas
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH mengikuti Rapat Koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rangka Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pasca Bencana di Wilayah Sumatera, dilaksanakan secara Video Converence (Vidcon) Jumat, 9 Januari 2026.

Turut hadir mendampingi Bupati Humbang Hasundutan di Ruang Rapat Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Sekda Chiristison R. Marbun, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Kalak BPBD Bernard Simamora, Kadis Sosial Rambe Manalu, Kadis Dukcapil Jara Septo Lumbantoruan, Kadis PKP Anggiat Simanullang, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban gaol, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Kadis Kesehatan Alexander Gultom, Kadis Kopenaker Nurliza Pasaribu dan staf lainnya.

Rakor ini juga diikuti oleh Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, dan para bupati dan walikota terdampak musibah banjir dan longsor di Sumatera .

Mendagri Tito Karnavian langsung berdialog dengan para Kepala Daerah yang hadir untuk mengecek indikator pemulihan  pemerintahan dan kemasyarakatan pascabencana banjir di Sumatera.

Dari Provinsi Aceh, yang diundang adalah Pemerintah Provinsi Aceh bersama 18 kabupaten/kota yang terdampak musibah longsor dan banjir, sedangkan dari Provinsi Sumatera Utara diikuti 19 kabupaten/kota dan dari Sumatera Barat diikuti 16 kabupaten/kota. 

Di hadapan para pimpinan daerah itu, Mendagri Tito Karnavian mengecek terkait pelayanan pemerintahan, layanan publik (fasilitas kesehatan meliputi layanan RSUD dan rumah sakit swasta, puskesmas, dan klinik. Selanjutnya sarana serta prasarana pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/SMK), akses darat (jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten/kota dan jalan desa), perekonomian daerah (pasar, restoran, warung, kedai, kafe, toko-toko di luar pasara serta hotel/penginapan), serta aktivitas sosial masyarakat, termasuk rumah ibadah.

Pada kesempatan itu, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH menyampaikan bahwa Pemerintahan di Kabupaten Humbang Hasundutan berjalan lancar, pelayanan publik ada 5 (lima) unit poskesdes yang rusak sehingga rumah warga digunakan sementara untuk pelayanan Kesehatan masyarakat.

Selanjutnya untuk Rumah Sakit, Puskesmas dan klinik secara umum bisa berjalan dengan baik. Untuk sarana pendidikan ada 11 unit mengalami kerusakan, 2 unit PAUD, 7 unit SD dan 2 Unit SMP, dan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik dengan memanfaatkan ruang guru menjadi ruang kelas untuk sementera.

Untuk infrastruktur jalan secara umum bisa dilalui namun ada satu jalan kabupaten yang pada saat bencana banjir dan longsor amblas sepanjang lebih kurang 3 km, sehingga dilakukan pembukaan jalan baru lebih kurang 4 km dengan progress 60 persen. Sudah bisa dilalui dengan jalan kaki dengan terdampak 800 jiwa.

Mendagri juga mengingatkan agar Pemkab Humbang Hasundutan terus memperhatikan terutama dalam bidang logistik, sehingga kebutuhan masyarakat terdampak bisa dipenuhi. 

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini