Danramil 03/Pangururan Hadiri Penyaluran Bansos Dampak Inflasi di Sianjur Mulamula

JM
Jumat, 09 Desember 2022, 15:02 WIB Last Updated 2022-12-09T08:02:31Z

Danramil 03/Pangururan Kapt. Inf. Sugino (memakai topi) menyerahkan bantuan sosial kepada warga

Kabar Center

Danramil 03/Pangururan Kapt. Inf. Sugino mewakili Dandim 0210 TU ikut menghadiri undangan penyerahan bantuan sosial dampak inflasi di Aula Kantor Camat Sijanjur Mulamula, Jumat (09/12).

Kegiatan itu juga dihadiri Assisten I Pemkab Samosir, Danramil 04 Harian, Kapolsek Harian, Camat Sianjur Mulamula dan perwakilan Bank Sumut.

"Bantuan itu diberikan sebesar 150 ribu perbulan dan langsung diberikan untuk 3 bulan, sehingga jumlah yang diterima warga sebesar Rp. 450 ribu," ungkap Kapt. Inf. Sugino.

Dikatakan, sebanyak 100 orang warga hadir pada acara tersebut. Bantuan itu lanjut dia, bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat sehingga diharapkan dapat menekan inflasi.

"Akibat kenaikan harga barang dan jasa sehingga terjadi inflasi, untuk itu diberikan bantuan oleh pemerintah kepada warga," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief Sudarto Trinugroho menyebut bantuan langsung tunai dampak inflasi akan menyasar para tukang becak, ojek daring, ojek pangkalan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Tujuannya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sehingga inflasi tidak semakin meningkat.

Selain bansos, program lain yang akan dilakukan Pemprov di antaranya bantuan sarana dan prasarana kepada UMKM, pemberian bantuan barang berupa alat dan sarana prasarana kepada usaha mikro kecil, pelaksanaan pelatihan kerja berdasarkan klaster kompetensi, mengadakan pasar murah, hibah hewan ternak kepada masyarakat, hingga pemberian bantuan transportasi bagi dalam rangka Natal dan Tahun Baru.

Arief juga meminta seluruh pihak termasuk pemerintah kabupaten/kota untuk terus bersinergi dalam rangka menangani inflasi. Dengan kondisi dunia yang tidak menentu, diperlukan kerja yang tidak biasa-biasa.

“Kondisi yang tidak menentu ini, jangan dianggap remeh, perlu kerja-kerja yang tidak biasa,” kata Arief beberapa waktu lalu.

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+