TNI Ikut Tertibkan KJA di Siogungogung Samosir

G.M
Jumat, 03 Juni 2022, 12:32 WIB Last Updated 2022-06-03T05:47:25Z

Penertiban KJA di Perairan Danau Toba, Kelurahan Siogungogung, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Jumat (03/06).

KABARCENTER.com

TNI melalui Babinsa Rayon Militer 03/Pangururan ikut turun melaksanakan penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba Kelurahan Siogungogung, Jumat (03/06).

Selain TNI, kegiatan penertiban juga diikuti Dinas Pertanian, Camat Pangururan, Personel Polres Samosir, Kejaksaan dan staf Kelurahan Siogungogung.

"TNI mendukung penataan Keramba Jaring Apung, tujuannya baik, untuk menjaga kualitas air danau Toba juga penataan hidup masyarakat yang layak," kata Danramil 03/Pangururan Kapt. Inf. Donald Panjaitan melalui Sertu T. Sihotang kepada Wartawan.

Sementara itu, Plt Kadis Ketapang dan Pertanian Samosir Dr. Tumiur Gultom melalui Kabid Perikanan Kabupaten samosir Rosdiana Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan adanya penertiban KJA hari ini.

"Iya, kebetulan hari ini kami bersama tim di sini Siogungogung dalam rangka penarikan KJA," kata Rosdiana.

Dikatakan, warga pemilik keramba juga setuju dan mau bekerjasama terkait penertiban keramba milik mereka.

"Semua tim ada di sini. Kepada pemilik keramba juga akan diberikan kompensasi sebagai pengganti KJA yang ditertibkan," ujar Rosdiana.

Sebelumnya pada Rapat Penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di Aula Kantor Bupati Samosir beberapa waktu lalu disebutkan, sebanyak 775 petakan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kabupaten Samosir akan ditertibkan tahun ini.

Penjabat Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang mengatakan, Penataan dan penertiban KJA 2022 merupakan lanjutan penataan tahun 2021 lalu untuk mendukung tata ruang Kawasan Danau Toba dan sekitarnya dan harus rampung tahun 2023.

Sesuai SK Gubsu nomor 188.44/231/KPTS/2022 tentang Penetapan Alokasi Keramba Jaring Apung di Danau Toba, jumlah keramba jaring apung yang layak di Kabupaten Samosir sebanyak 548 petak dan akan ditata sesuai zonase.

"Penertiban tahun ini akan dilaksanakan dalam 4 tahap. Tahap I akan dilaksanakan bulan Mei, sebanyak 256 petakan sudah didata dan siap untuk ditertibkan," ungkapnya.

Untuk mempercepat penertiban, Hotraja menekankan peran seluruh tim terpadu penertiban KJA, untuk turun langsung kelapangan pada saat penertiban dibantu kepala desa, lurah dan camat. 

Tahun 2021 sudah ditertibkan sebanyak 491 petakan, dan telah diberikan kompesasi 468 petak kepada pemilik, 23 petakan kembali akan dibayarkan tahun ini. Tahun 2022 target 775 petak dan tahun 2023 sebanyak 982 petak.

Penertiban Tahap I akan dilaksanakan di Kecamatan Pangururan (177 petak), Harian (2 petak), Simanindo (53 petak) dan Kecamatan Palipi 24 petak.

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+