Menolak Divaksin, 27 Prajurit AU Amerika Serikat Diberhentikan

G.M
Selasa, 14 Desember 2021, 10:10 WIB Last Updated 2022-08-29T03:11:03Z

Tentara Amerika Serikat | Ilustrasi

KABARCENTER.com

Washington DC - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) memberhentikan 27 personelnya karena menolak untuk divaksinasi virus Corona (COVID-19). Puluhan personel Angkatan Udara AS itu diyakini menjadi kelompok tentara aktif pertama di AS yang dipecat karena menolak vaksin.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (14/12/2021), Pentagon atau Departemen Pertahanan AS mewajibkan vaksinasi Corona untuk seluruh personel militer AS sejak Agustus lalu. Sebagian besar tentara aktif di AS disebut telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Corona.

Juru bicara Angkatan Udara AS, Ann Stefanek, menyebut, para tentara itu telah diberi kesempatan untuk menjelaskan mengapa mereka menolak divaksin Corona. Namun diketahui tidak satupun dari tentara itu yang mendapatkan pengecualian untuk tidak divaksin.

Pengecualian semacam itu biasanya diberikan untuk alasan kesehatan atau keagamaan.

Sekitar 97 persen personel Angkatan Udara AS saat ini telah divaksinasi Corona. Angka ini tercatat jauh lebih tinggi dari angka vaksinasi untuk populasi umum di AS.

Angkatan Udara dan Angkatan Luar Angkasa AS diketahui memiliki sekitar 326.000 personel aktif. Secara total, sedikitnya 79 personel militer AS dari berbagai divisi berbeda telah meninggal dunia akibat Corona.

Pada Minggu (12/12) waktu setempat, menurut penghitungan Reuters, total kematian akibat Corona di AS telah melampaui 800.000 kematian. Sementara total kasus Corona di negara ini telah menembus 50 juta kasus sejauh ini -- menjadi total kasus Corona tertinggi di dunia.

AS tengah bersiap menghadapi lonjakan kasus Corona di musim dingin, mengingat lebih banyak aktivitas yang akan dilakukan di dalam ruangan (indoor) dan semakin meluasnya penyebaran Corona varian Omicron yang sangat menular. (dtc/kc4)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+