Buka FGD Titik Nol Peradaban Bangsa Batak, Ini Pesan Bupati Samosir

Pio
Jumat, 03 Desember 2021, 13:20 WIB Last Updated 2021-12-12T06:55:43Z


KABARCENTER.com

Samosir - Sudah sepatutnya kita berperan aktif dalam peningkatan harkat dan martabat bangsa batak yang berlandaskan nilai-nilai luhur yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat untuk dapat ditetapkan sebagai titik nol peradaban bangsa batak melalui legalitas formal yang nantinya akan ditandangani dengan monumen dan prasasti sebagai daya tarik wisata berbasis budaya.

Demikian disampaikan Kadis Budpora Waston Simbolon mewakili Bupati Samosir saat membuka acara Forum Group Discussion (FGD) di Aula Hotel Sitio-tio Kecamatan Pangururan, Jum’at (3/12).

Menurutnya, salah satu strategi penarik wisata budaya yaitu memberikan sertifikat kepada setiap wisatawan yang berkunjung.

Dengan adanya wisata budaya diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan daerah dan masyarakat samosir, selain itu salah satu pentingnya menentukan keberadaan titik nol peradaban batak yaitu untuk mendukung pencapaian visi pemajuan kebudayaan nasional yakni Indonesia bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan dan mensejahterakan yang telah ditetapkan dalam agenda strategis pemajuan kebudayaan.

"Diharapkan kepada seluruh pengurus lembaga adat dan budaya, komunitas budaya serta pengurus kumpulan marga yang hadir pada Forum Group Discussion dapat memberikan informasi tentang cerita/sejarah titik nol peradaban batak sebagai dasar dokumen kesepakatan memperkaya informasi dan data penentuan titik nol peradaban batak," katanya.

Adapun Narasumber pada Forum Group Discussion yang akan dilaksanakan selama dua hari yaitu Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara DR. Ketut Wiradnya, Ketua Majelis Adat dan Budaya Partungkoan Adat Samosir (PAS) Pantas Marroha Sinaga, serta Tokoh Adat. (Kc5)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+